SEJAHTERA SUPER CHALLENGE 2008
Posted by valsus on January 2, 2009

Siang berlalu dan mentari pun kini tenggelam. Dua tahun sudah, PB Sejahtera Pringsewu hadir menjadi bagian dari komunitas bulutangkis di Propinsi Lampung dan Kabupaten Tanggamus pada khusunya.
Sehubungan dengan Hari Peringatan Ulang Tahun PB. Sejahtera Pringsewu yang kedua, Presidium Pengurus PB. Sejahtera Pringsewu pada tanggal 19 – 23 Desember 2008 mengadakan Kejuaraan Bulutangkis yang diberi tajuk “ SEJAHTERA SUPER CHALLENGE 2008 “ yang merupakan Kejuaraan Bulutangkis Ganda Perseorangan Putra dimana pesertanya merupakan kalangan umum dan anggota PBSI se-propinsi lampung.
Dengan mengambil tema : Menggali Potensi Daerah, Mewujudkan Prestasi Nasional, kegiatan tersebut digelar untuk lebih momotivasi atlit atlit muda berbakat daerah agar dapat lebih berprestasi di masa yang akan datang, khususnya di tingkat nasional. Kejuaraan ini juga diharapkan memberikan tontonan yang berkualitas kepada masyarakat umum dan pecinta bulutangkis pada khususnya sehingga kelak muncul minat minat baru terhadap bulutangkis.
Dalam kejuaraan yang diikuti oleh 64 pasangan dari seluruh propinsi lampung ini keluar sebagai juara pertama adalah pasangan Cece Deri Ali (Ace)/Agung P (Bandar Lampung) setelah di partai final mengandaskan perlawanan pasangan Didit Satria S/Ahmad Fauzan (Bandar Lampung) dengan skor 15 – 21 ; 21 – 17 dan 21 -. 17. Juara ketiga diraih pasangan Yudi Permana/Sutris (Metro) setelah mengalahkan pasangan Hendrik H/Galih Agus (Bandar Lampung) dengan skor 21 – 14; 15 – 21 dan 21 -13.
Sebagai juara pertama Cece Deri Ali (Ace)/Agung P (Bandar Lampung) berhak menggondol hadiah berupa trophy dan uang pembinaan sebesar 3 juta rupiah. Diikuti juara kedua trophy dan uang pembinaan sebesar 2 juta rupiah. Pemain terbaik jatuh kepada Cece Deri Ali L atau yang akrab disapa Ace.
Partai final juga menampilkan partai eksebisi pemain nasional Muhammad Rizal berpasangan dengan Halim (PB. Sejahtera Pringsewu) melawan Reynaldi (DKI Jaya) yang berpasangan dengan Bayu HB (Pelatda DKI Jaya). Dengan hadirnya pemain nasional diharapkan para atlit daerah Lampung dapat mengambil pelajaran berharga khusunya dalam teknik permainan sehingga dimasa yang akan datang kualitas permainan atlit daerah Lampung dapat sejajar dengan daerah daerah lain di Indonesia.
Semoga …….








