PERSAINGAN DJARUM KUDUS – JAYA RAYA
Posted by valsus on February 8, 2009

Radar Tarakan, 7 Februari 2009
TARAKAN – Sirkuit nasional (Sirnas) bulu tangkis Kalimantan bertitel Wali Kota Tarakan Open 2009 menjadi ajang pertaruhan dua klub besar tanah air, Djarum Kudus Surabaya dan Jaya Raya Jakarta, dalam dalam hal siapa yang berhak membawa pulang gelar juara sebanyak-banyaknya di even berhadiah total Rp 200 juta. Itu setelah dua klub tersebut mendominasi laga final yang akan berlangsung malam nanti mulai pukul 17.00 Wita di gedung tenis indoor Telaga Keramat.
Dari hasil pertandingan babak semifinal yang dimainkan sampai pukul 21.00 Wita tadi malam, pemain-pemain dari Djarum dan Jaya Raya masih menunjukkan kedidayaannya dengan mengalahkan lawan-lawan mereka. Bahkan beberapa nomor di antaranya terjadi all Djarum Kudus final maupun pertemuan sesama pemain Djaya Raya. Yang lebih seru lagi akan terjadi pertemuan pebulu tangkis Djarum Kudus dan Jaya Raya di final nanti.
Itu terjadi di nomor tunggal taruna putra. Pemain Djarum Kudus unggulan 8, Riyanto Subagja, akan ditantang tunggal Jaya Raya Subhan Hasan. Riyanto lolos ke partai puncak setelah mengalahkan ungulan dua dari Tangkas Alfamart, Evert Sukamta, 21-18, 21-16. Sementara Subhan Hasan menembus final dengan menundukkan Fernaldi lewat pertarungan rubber set, 10-21, 21-15, 21-13.
Djarum sendiri menguasai kelompok dewasa. Bahkan klub yang paling banyak menyetor pemainnya ke Pelatnas Cipayung itu sedikitnya mewakilkan pemainnya di tiga nomor di kelompok dewasa. Di nomor tunggal putra, akan terjadi pertemuan sesama unggulan teratas. Djarum mewakilkan pemainnya berperingkat 10 nasional yang menempat unggulan kedua, Dionsyus Hayom Rumbaka, setelah di semifinal kemarin memupuskan harapan Surya Naga Gudang Garam (SNGG), Fauzi Adnan, strigh set, 21-14, 2-10.
Di final, Hayom akan bertemu unggulan pertama Budi Santoso. Tunggal Mutiara Bandung yang bertengger di peringkat 8 nasional itu, lolos ke final dengan susah payah setelah mengalahkan tunggal Djarum lainnya, Bandar Sigit Pamungkas, 21-19, 8-21, 21-13. Pertemuan kedua pemain ini pun diprediksi bakal berlangsung ketat, sebab dari peringkat maupun unggulan, keduanya hanya terpaut tipis.
“Kita tetap optimis kok. Peluang untuk meraih gelar juga masih terbuka. Kalau melihat pertemuan Hayom dan Budi, saya fikir sama-sama ada peluang,” ujar asisten pelatih tunggal Djarum Kudus, Fendi Iwanto.
Djarum sudah pasti merebut satu gelar dari kelompok dewasa. Itu setelah terjadi all Djarum Kudus Final di nomor tunggal putri. Unggulan dua berperingkat 6 nasional, Maria Febe Kusumawati, secara mengejutkan mengalahkan kompatriotnya yang menempati unggulan pertama, Maria Elfira Christina, 7-21, 21-16, 21-15. Maria Febe di final akan berhadapan rekannya yang lain, Rosaria Yusfrin yang lolos setelah menang strigh set atas Tike Arieda Ningrum (SNGG), 21-14, 21-17.
Di nomor ganda campuran, Djarum Kudus mewakilkan Hendra M/Luluk Maria U (Djarum) yang lolos setelah mendepak rekannya sendiri, Rahmat Adianto/Ratih Asri Puspitasari, 21-16, 21-18. Hendra/Luluk Maria di final nanti malam akan menantang unggulan pertama asal Pengairan Samarinda, Yusuf A/Lidyawati L. Dua nomor lainnya, ganda putra-putri, sampai berita ini dirilis masih berlangsung.
Di kelompok taruna, Djarum juga masih merajai. Setidaknya Djarum memiliki peluang membawa pulang gelar di tiga nomor. Selain di nomor tunggal putra yang akan mempertemukan Djarum versus Jaya Raya, klub yang disponsori salah satu perusahaan rokok terbesar di tanah air itu juga meloloskan wakilnya di tunggal putri atas nama Ana Rovita yang menempati unggulan pertama. Di final, peringkat 2 nasional itu akan ditantang Novalia Agustianti dari Tangkas Alfamart. Djarum juga mewakilkan ganda campurannya di final melalui Didit Juang I/Yayu Rahayu yang akan berhadapan pasangan pasangan gado-gado Dandi Mutiara Bandung-Citra Raya, Prabudita/Andriani Ratnasari. Dua nomor lainnya sampai berita ini dimuat masih memainkan pertandingan.
Sementara Jaya Raya Jakarta menguasai kelompok pemula dan remaja. Sedikitnya tiga gelar sudah pasti berada di genggaman Jaya Raya setelah terjadi all Jaya Raya final. Nomor tunggal pemula putri, terjadi pertemuan sesama pemain Jaya Raya antara Abdul Muin berhadapan Aldo Ronaldi. Jaya Raya juga mendominasi nomor tunggal remaja putri setelah mempertemukan sesama pemainnya Anggia Shitta (JRJ) versus Shela Devi Aulia. All Jaya Raya final terjadi juga di nomor ganda remaja campuran. Hafidz F/Shela Devi akan ditantang rekannya sendiri, Putra Eka R/Anggia S. (raj)







