RIJAL PUN BATAL KE ALL ENGLAND 2009
Posted by valsus on February 18, 2009
JAKARTA – Kepergian Vita Marissa dari pelatnas meninggalkan pekerjaan rumah (PR) yang tidak enteng bagi Richard Maynaki, pelatih ganda campuran pelatnas PB PBSI. Padahal, turnamen besar sudah di depan mata, All England 2009.
Richard wajib mendongkrak penampilan anak asuhnya, Devin Lahardi/Lita
Nurlita yang kini berada di urutan ke-22. Masalah mental Muhammad Rijal juga tidak enteng bagi Richard. Setelah Vita mundur, Rijal tak lagi punya pasangan sehingga dia pun batal ke All England.
Dengan demikian, wakil Indonesia di even itu hanya Devin/Lita dan pasangan nomor satu dunia Nova Widianto/Lilyana Natsir. Rencana awal, Rijal yang berpasangan dengan Vita setelah Olimpiade Beijing 2008, diharapkan bisa mendekati kemampuan Nova, sebelum pemain ganda campuran terbaik tanah air itu pensiun. Maklum, usia Nova sudah tak lagi muda.
Untuk Nova/Liliyana, Richard sudah memberikan kepercayaan penuh. Itu berdasarkan track record yang dimiliki juara dunia 2005 dan 2007. Sedangkan bagi Devin dan Lita yang belum lama tampil bersama, Richard punya target khusus.
”Saya punya tugas mengantarkan pasangan lain ke All England dan Swiss. Maka, saya harus fokus ke sana,” ungkap Richard di Jakarta kemarin. Pasangan yang dimaksud adalah Nova/Lilyana dan Devin/Lita.
Lebih lanjut Richard mengatakan, karena kondisi internal PBSI, pasangan ganda campuran Indonesia berkurang. ”Sebaliknya, kekuatan negara lain bertambah. Boleh dibilang kekuatan hampir merata dari semua negara di nomor ini. Kalau tidak segera berbenah, bisa-bisa kita ketinggalan,” ungkap Richard.
Selain itu, kebijakan pengurus yang menetapkan All England menjadi turnamen awal penilaian merupakan sebuah tanggung jawab yang tidak enteng. ”Bagi Nova/ Lilyana itu tidak sulit, tapi bagi pasangan muda
Devin/Lita tidak cukup dinilai dari dua turnamen berturut-turut,” ujarnya.
Seharusnya, lanjut dia, dibutuhkan lebih banyak turnamen untuk mengevaluasi peningkatan kualitas anak asuhnya itu. Tahun lalu, di All England Nova/Lilyana harus puas sebagai finalis.(vem/cfu)







