SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

HARYANTO ARBI : BABAK PERTAMA ALL ENGLAND SUSAH DIPREDIKSI

Posted by valsus on February 24, 2009

Thursday, 19 February 2009 17:06

Mantan pebulu tangkis nasional, Hastomo Arbi berpendapat, babak pertama turnamen All England sulit untuk diprediksikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang untuk dapat melangkah ke babak kedua.

Semarang, 19/2 (Sports.Roll) – Mantan pebulu tangkis nasional, Hastomo Arbi berpendapat, babak pertama turnamen All England sulit untuk diprediksikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang untuk dapat melangkah ke babak kedua.

“Biasanya, pada babak pertama ini dimanfaatkan pemain untuk melakukan pengenalan lapangan. Siapa yang cepat beradaptasi dengan lapangan, tentunya dialah yang akan keluar sebagai pemenang pada pertandingan babak pertama,” katanya ketika dihubungi dari Semarang, Kamis.

Makanya, kata Hastomo yang pernah tiga kali tampil pada turnamen bulu tangkis tertua di dunia ini, pebulu tangkis Indonesia yang turun pada event tersebut hendaknya cepat beradaptasi dengan lapangan. “Jadi saya kira siapapun lawannya, kalau kita mampu beradaptasi lapangan dengan cepat tentunya menjadi keuntungan tersendiri bagi kita,” katanya.

Ketika ditanya pada undian pemain di All England ini, sejumlah pebulu tangkis Indonesia langsung berhadapan dengan pemain unggulan, seperti Simon Santoso yang langsung bertemu dengan Peter Gade (Denmark), dia mengatakan, kalau Simon mampu beradaptasi lapangan dengan cepat, tentunya bisa mengalahkan pebulu tangkis Denmark yang diunggulkan di tempat keempat.

“Memang sulit diprediksi siapa yang menang saat Simon bertemu Gade mendatang, meskipun melihat daftar unggulan pebulu tangkis Denmark itu lebih tinggi dibanding Simon. Siapa yang cepat beradaptasi dengan lapangan maka dialah yang diuntungkan,” kata Hastomo yang meraih prestasi terbaik di All England ini dengan masuk babak 16 besar (kalah dari pebulu tangkis Denmark, Morten Frost Hansen).

Sebenarnya pertemuan antara Simon Santoso melawan Peter Gade ini merupakan partai ulangan pada babak semifinal Korea Super Series, Febuari 2009. Sayang, waktu itu Simon sakit sehingga mundur dan memberikan tiket gratis kepada Gade yang akhirnya keluar sebagai juara.

Pada nomor ganda putra, pebulu tangkis PB Djarum Kudus, Ryan Sukmawan/Jonathan Suryaatmadja langsung bertemu unggulan keempat dari Malaysia, Mohd Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari, ganda putri pasangan Greysia Polii/Nitya Krishinda bertemu unggulan pertama asal Taiwan, Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin.

Dua tunggal putri juga menghadapi lawan berat yaitu Maria Kristin (PB Djarum Kudus) langsung bertemu juara Jepang Super Series 2008, Wang Yihan dari Cina di babak pertama dan babak kedua kemungkinan bertemu unggulan kedua, Zhou Mi dari Hongkong.

Kemudian Ardiyanti Firdasari akan bertemu unggulan kelima, Xie Xinfang dari Cina yang merupakan juara tiga kali berturut-turut (2005-2007). ***4***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,802 other followers