All England Open Super Series 2009 Yang Unik dan Yang Luar Biasa
Posted by valsus on March 10, 2009
Oleh: Nanang ‘The King’
Yang unik-unik di AE ’09
- Zheng Bo memarahi pasangan barunya Ma Jin. Pasalnya, shuttlecock yang seharusnya bisa dimatikan dengan mudah oleh Ma Jin, justru tidak bisa dikembalikan atau justru malah keluar lapangan, yang mengakibatkan poin lawan bertambah.
Puncaknya saat pertandingan berakhir untuk kemenangan pasangan Korea Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun, Ma Jin tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya berjalan sambil menangis menuju keluar lapangan, sementara Zheng Bo sudah tidak terlihat batang hidungnya.
Kita jadi ingat dengan postingan kita terdahulu tentang bagaimana menghadapi pasangan kita yang sok pintar. Untung saja Zheng Bo tidak dipukul oleh Ma Jin sampe babak belur atau ditinggal di lapangan sendirian oleh Ma Jin. Gagal deh Zheng Bo mempertahankan gelar. - Ada kesamaan antara Lin Dan melawan Lee Chong Wei yaitu pada gaya rambut mereka yang menyukai gaya MOHAWK, prajurit perang suku Indian. Jangan-jangan sebelum final potong rambut bareng nih di DPR alias Di bawah Pohon Rindang pake gunting kodok.
- Semoga saja Lin Dan tidak kena sangsi dari Yonex. Pasalnya, saat menghadapi Lee Chong Wei pada final tunggal putra kemarin, Lin Dan tidak mengenakan celana pendek yang berlogokan Yonex, justru dia mengenakan celana pendek hitam polos tanpa logo apapun, layaknya celana untuk tidur. Saya fikir Lin Dan buru-buru akibat terlambat bangun dan lupa mengganti celana tidurnya. Pakai celana tidur saja Lin Dan bisa juara, apalagi kalo………
- Han Sang Hoon dari Korea kesal pada hakim serve yang beberapa kali memvonis fault pada serve nya yang terlalu tinggi. Akhirnya Hang Sang Hoon pun bertingkah lucu saat akan melakukan serve dengan menaikkan celana agar serve nya tidak divonis fault lagi oleh hakim serve.
Yang luar biasa di AE ’09:
- Sebuah prestasi luar biasa ditorehkan ganda campuran asal Korea Ko Sung Hyun/ Ha Jung Eun. Bagaimana tidak, pasangan tersebut merangkak dari babak kualifikasi dan akhirnya merasakan gelar runner up setelah dikalahkan oleh He Hanbin/Yu Yang (CHN) di partai final.
- Prestasi Wang Yihan sebagai anggota baru squad China di AE ’09 ini sungguh sangat luar biasa. Disaksikan pelatihnya Zhang Ning, Wang Yihan mengalahkan Megumi Taruno (JPN) di babak pertama, seeded #2 Zhou Mi (HKG) di babak kedua, seeded #5 Xie Xingfang di babak perempat final, Nanna Brosolat Jensen di semifinal, dan terakhir seeded #1 Tine Rasmussen (DEN) di final. Sebuah permainan yang sangat mendebarkan yang dipertontonkan antara Wang Yihan dan Tine Rasmussen dari set pertama hingga set ketiga. Akhirnya Zhang Ning muda terlahir kembali.
- Setelah meraih medali emas pada olimpiade Beijing 2008 yang lalu, para pemain pelatnas China termasuk di antaranya Lin Dan absen pada beberapa sisa super series 2008, final super series 2008, dan dua super series pembuka di 2009. Pada penampilan perdananya di AE ’09, Lin Dan langsung menyabet gelar juara tunggal putra.
Ini sebuah konsistensi dari seorang Lin Dan pada prestasinya, baik yang harus dia raih maupun yang harus dia pertahankan. Pada AE ’09 ini, Lin Dan harus meraih gelar itu dari tangan Chen Jin, yang Lin Dan kalahkan di semifinal, melalui drama mundurnya Chen Jin karena alasan cedera. Dan di final, dia harus mempertahankan prestasi pertemuan menang-kalah dengan seteru abadinya Lee Chong Wei.
(badminton-indonesia@yahoogroups.com)








Ludhal said
Eh pgn tau dunk postingan yg bgaimana menghadapi pasangan yg sok pintar.gmn cranya aku bs tau?trims