SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Wilson Badminton Swiss Open 2009 (WBSO 09) Dimulai

Posted by valsus on March 12, 2009

Pertempuran sesama team dan kejadian lucu mewarnai WBSO

(Bulutangkis.com) – Pertandingan WBSO 2009 yang resmi telah dimulai hari Selasa jam 13.00 (waktu Basel) dengan pertempuran antara sesama team tuan rumah. Pemain asal Indonesia Agung Ruhanda yang bermain ganda campuran dengan Cynthia Tuwankotta di lapangan 2 telah berhasil membuka lembaran kemenangan pertama dalam babak pertama kualifikasi group 2.

Untuk bisa lolos dalam group 2 ini, pasangan Agung Ruhanda/ Cynthia Tuwankotta sudah ditunggu oleh pasangan tuan rumah yang lain yaitu A.Dumartheray/ S.Jaquet yang mendapat bye. Sedangkan di lapangan 4 ada pasangan ganda campuran Swiss lainnya yaitu pasangan C.Heiniger/ S.Herzig. Pertarungan antar sesama team ini akan diselenggarakan pada jam 19.00 dan tentunya menjadi tontonan yang ditunggu-tunggu oleh para supporter lokal.

A.Yulianto/ H.A.Gunawan berhasil membekuk pemain gado-gado Jerman-Swiss C.Hueckstaedt/ M.Sphueler pada babak kualifikasi putaran pertama dengan angka telak 21-13 dan 21-9 dengan catatan waktu 20 menit. Team Indonesia tidak nampak menguras tenaga dan mungkin pertarungan awal ini sebagai pemanasan. Saya sendiri sempat menanyakan langsung kepada pasangan Swiss yang dikalahkan A.Yulianto/ H.A.Gunawan. Mereka terus terang sudah merasakan tekanan, karena permainan ganda Indonesia itu bermain dengan sangat cepat. Selanjutnya A.Yulianto/ H.A.Gunawan akan berhadapan dengan pemain tangguh Thailand S.Anugritayawon/ S.Prapakamol yang berhasil mengalahkan A.Ruhanda/ T.Gustaman dengan dua set langsung.

Sedangkan pemain berbendera Swiss asal Indonesia-Malaysia Y.Hogianto/ H.Shaharudin sukses membekuk pemain Swiss O.Andrey/ C.Heiniger dan selanjutnya mereka ditunggu pemain China Z.Guo/ C.Xu yang meraih sukses mengalahkan pemain Jerman M.Niesner/ T.Zander.

Babak kualifikasi berakhir dengan kejadian lucu
Tepat jam 19.00, A.Ruhanda/ C.Tuwankotta melanjutkan perjuangan mereka untuk bisa merebut ticket babak kualifikasi. Sungguh permainan yang sangat apik dan antisipasi yang sangat bagus, akhirnya A.Ruhanda/ C.Tuwankotta berhasil meraih tiket tersebut dan besok jam 10.20 (Rabu), akan melawan B.Careme/ L.Choinet.

Babak kualifikasi Alvent Yulianto Chandra/ Hendra Aprida Gunawan

Pasangan Indonesia yang harus melalui babak kualifikasi Alvent Yulianto Chandra/ Hendra Aprida Gunawan nampak sedang berjalan menuju lapangan pertandingan. Nampak akrab antara pasangan Indonesia dengan pasangan Thailand yang akan melawan satu sama lain. Suatu isi percakapan yang tidak bisa saya tangkap karena jarak yang tidak begitu dekat dan akhirnya mereka saling unjuk kebolehan dalam lapangan.

Pada set pertama, team pasangan Indonesia nampak tidak bisa lepas dari tekanan pasangan Thailand. Adu smash dan defence benar-benar kerap terjadi. Skor kemenangan set pertama untuk Indonesia diraih dengan kurasan keringat dan tenaga yang sangat luar biasa. Angka tipis 22-20 untuk kemenangan team Indonesia.

Pada set kedua, keadaan justru berbalik. Indonesia berhasil menekan pasangan Thailand. Permainan net dengan bola-bola tipis dipertunjukkan oleh team Indonesia. Ternyata hal tersebut cukup mengendorkan nyali pasangan Thailand dan akhirnya pasangan Indonesia memegang kendali sekaligus mengantongi tiket kemenangan babak kualifikasi group 4 setelah menggulung pasangan Thailand yaitu S.Anugritayawon/ S.Prapakamol dengan angka 21-12. Besok pasangan Indonesia akan ditantang oleh pasangan Jerman P.Kasbauer/ R.Spitko.

Sedang pasangan Swiss Y.Hogianto/ H.Shaharudin kalah melawan pasangan China dua set langsung 21-7 dan 21-15. Kejadian lucu terjadi saat raket pasangan Swiss saling berbenturan yang menyebabkan kepala raket Hogianto bengkok. Dengan cekatan Hogianto meraih racket cadangan yang ada di tas badmintonnya. Apa yang terjadi?

Hogi dengan bangga meraih raket yang ada di tasnya. Para penonton tertawa terbahak-bahak karena Hogianto salah mengambil racket. Pasangan Hogianto pun terkekeh-kekeh sambil menunjuk racket di tangan Hogianto. Dia baru sadar bahwa racket yang diraih ternyata racket Squash. Bisa terbayang bagaimana lucunya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,802 other followers