20 NEGARA DIUNDANG IKUT PIALA WALI KOTA SURABAYA 2009
Posted by valsus on March 25, 2009
Surabaya, 19/3 (Sports.Roll) – Sedikitnya 20 negara di Asia dan Eropa diundang mengikuti kejuaraan bulu tangkis internasional Piala Indocock Wali Kota Surabaya 2009, di GOR Sudirman Surabaya, pada 5-9 Mei mendatang.
Ketua Umum Pengkot PBSI Surabaya, Abdul Chodir didampingi Kabid Pertandingan Panpel, Nanang Hidayat kepada wartawan di Surabaya, Kamis, mengatakan, saat ini baru dua negara yakni Malaysia dan Singapura yang sudah memastikan ambil bagian.
“Beberapa negara lain sudah menjawab undangan kami melalui e-mail, tapi belum memberi kepastian. Kami akan terus berkomunikasi untuk memastikan keikutsertaan mereka,” katanya.
Pebulu tangkis mancanegara yang diharapkan bisa mengikuti kejuaraan tahunan ini, antara lain Filipina, India, Cina, Korea Selatan, Inggris, dan lainnya.
Pada penyelenggaraan 2008, sebanyak enam negara asing mengirimkan atletnya pada kejuaraan yang diselenggarakan dalam rangka HUT Kota Surabaya itu, yakni Inggris, India, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Cina yang diwakili pebulutangkis dari Provinsi Xiamen.
Selain peserta asing, panpel juga berharap pebulu tangkis dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Cipayung PBSI juga turun.
“Tahun lalu, pebulu tangkis pelatnas absen, karena jadwal berbenturan dengan kejuaraan lain. Kami harapkan tahun ini mereka bisa ikut, meskipun hanya pebulu tangkis kelompok pratama,” kata Chodir menambahkan.
Pemilik PB Surya Baja Surabaya ini juga berharap, peserta tahun ini bisa lebih banyak dari 2008 atau minimal sama. Pada 2008, jumlah peserta mencapai lebih dari 1.600 atlet dari 99 klub di seluruh Indonesia dan enam negara.
Chodir optimistis, peserta akan membeludak, karena kejuaraan yang telah menjadi kalender tahunan PB PBSI ini, memiliki kualitas cukup bagus, terutama dalam kepesertaan.
Klub-klub bulu tangkis besar di Tanah Air, seperti Djarum Kudus, Tangkas Jakarta, SGS Bandung, Suryanaga Surabaya, Ratih Banten, dan lainnya, selalu mengirimkan atletnya pada kejuaraan ini.







