KEMENANGAN WO WARNAI KEJURNAS BULUTANGKIS USIA DINI TETRA PAK OPEN 2009
Posted by valsus on June 2, 2009
Jakarta, 1/6 (Roll News) – Kemenangan tanpa bertanding karena lawan tidak hadir atau walk out (wo) mewarnai babak penyisihan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bulutangkis Usia Dini Tetra Pak Open 2009.
Menurut data panitia, pada hari pertama babak penyisihan setelah turnamen itu dibuka Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault pada Minggu (31/5) terdapat 43 pemain yang menang wo dari total 262 pertandingan.
“Pada hari kedua Selasa (1/6) sedikitnya terdapat 30 pemain menang wo dari rencana 282 pertandingan yang digelar, “kata Koordinator Perwasitan Kejurnas Bulutangkis Usia Dini Tetra Pak Open 2009, Unang Sukardja di Jakarta, Senin.
Menurut dia, sebagian pemain yang wo itu karena atlet yang mengikuti even yang berlangsung dari tanggal 31 Mei-6 Juni 2009 di GOR Bulutangkis Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta masih berstatus sebagai siswa.
“Para pemain umumnya berstatus siswa sehingga mereka mencocokkan jadwal pertandingan yang digelar dan tidak sedikit yang memilih sekolah ketika terjadi bentrokan antara sekolah dan bertanding,” ujarnya.
“Selain itu terdapat juga kesalahan dari ofisial dan pelatih dalam memberikan informasi jadwal pertandingan kepada pemain,” katanya.
Oman Hermadi, pelatih klub bulutangkis Avisena Idomaret, Banten mengaku pada hari pertama pertandingan anak didiknya Cintia yang turun pada nomor pertandingan tunggal pemula putri diuntungkan karena menang wo dua kali berturut-turut dari lawan-lawannya.
Fikar (9) atlet yang turun pada nomor pertandingan tunggal anak-anak putra dari klub bulutangkis Gaya Cerdas, Jakarta mengaku senang karena tidak perlu keluar keringat untuk mengalahkan lawannya Hilmi dari klub Yudha karena tidak hadir.
Kejurnas Bulutangkis Usia Dini Tetra Pak Open 2009 sendiri diikuti 1.261 atlet dari 111 klub bulutangkis yang tersebart pada 17 provinsi yakni Sumatera Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.
Anak-anak usia 6-14 itu mengikuti enam nomor pertandingan yakni tunggal anak-anak putra dan putri, tunggal pemula putra dan putri serta ganda pemula putra dan putri. (T.SDP-40)








dea anggreini said
KEJURNAS Napa Die unDuRR siEh …
pdhL q MAWW IKtN…