Pemain Tiongkok Keroyok Firda
Posted by valsus on June 5, 2009
JAKARTA – Adriyanti Firdasari akan mendapatkan ujian mental di Singapura Terbuka Super Series 2009 pada 9-14 Juni. Dia harus tampil sendiri dalam ajang berhadiah total USD 200 ribu tersebut. Sebab, PB PBSI memutuskan untuk mengistirahatkan Maria Kristin lebih dulu.
Sebaliknya, Tiongkok yang selama ini menjadi momok pebulu tangkis Indonesia tampil full team. Maklum, mereka berniat mempromosikan apparel produksi dalam negeri yang kini menjadi mitra mereka, Li Ning. Bersama apparel baru itu, Tiongkok menjadi juara Piala Sudirman.
Empat pemain Tiongkok bahkan menduduki posisi unggulan. Wang Yihan menjadi unggulan ke-2, Wang Li ke-3, Lu Lan ke-7, dan Xie Xingfang ke-8. Juara tahun lalu asal Denmark Tine Rasmussen malah tak turun di ajang tersebut.
Pada drawing yang dirilis BWF kemarin (3/6), Firda -sapaan karib Adriyanti Firdasari- berada satu grup bersama Wang Li dan Lu Lan. Artinya, dia juga bersama-sama unggulan pertama asal Hongkong Zhou Mi.
Pada putaran pertama, Firda akan ditantang pemain kualifikasi. Pada putaran kedua, kemungkinan besar dia bakal berjumpa dengan pemain terbaik India yang sekaligus unggulan ke-6 Saina Nehwal. Jika sanggup mengatasi Saina, dia akan ditantang Wang Li. “Seharusnya, saya bisa mencapai semifinal. Sebab, tahun lalu saya bisa ke delapan besar,” ujarnya.
Target itu tak dipatok dengan main-main. Sepulang dari Piala Sudirman di Guangzhou, Tiongkok, pertengahan Mei lalu, Firda langsung memperbaiki beberapa kekurangan yang menjadi pengaruh buruk pada turnamen sebelumnya. “Saya harus memperbanyak latihan kaki untuk mempercepat reaksi dan teknik variasi pukulan. Soal mental, saya harus lebih sabar saat mengambil bola-bola bawah,” jelas pemain yang besar di PB Jaya Raya Jakarta tersebut.
Selama ini, Firda memang sering menguntungkan lawan. Sebab, bola-bolanya sering mati sendiri. “Kak Marlev (pelatih tunggal wanita Marlev Mainaky, Red) juga bilang bahwa saya lemah di bola-bola depan. Jadi, harus memperbaiki di sana,” ungkapnya.
Marlev berharap Firda bisa menambah bekal mental di Singapura sebelum terjun pada Indonesia Terbuka (16/6) di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. “Bagaimanapun, hasil di Singapura bisa memengaruhi penampilan di Jakarta. Firda harus bisa memenuhi target semifinal di Singapura,” tegasnya.
Rupanya, itu pula yang membuat Marlev memutuskan agar Maria diistirahatkan. “Tahun lalu, Maria sampai final. Ekspektasi masyarakat pasti akan tinggi. Sekarang sebaiknya dia istirahat dulu untuk pemulihan cedera lutut kanannya,” katanya. (vem/ang)







