SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Cipayung Maksimalkan Eks Pelatnas

Posted by valsus on June 6, 2009

JAKARTA – Vita Marissa dan beberapa pebulu tangkis lain yang telah pergi dari Pelatnas PB PBSI di Cipayung ternyata masih dibutuhkan. Bukan kembali menjadi pemain timnas, melainkan menjadi sparring partner skuad Merah Putih yang akan diterjunkan ke Singapura Terbuka Super Series.

Langkah itu sengaja diambil Aryono Miranat, pelatih ganda wanita Pelatnas Cipayung, untuk setidaknya mendekati perolehan prestasi Singapura Terbuka tahun lalu. Saat itu, Vita Marissa/Liliyana Natsir melaju ke semifinal. Kali ini, peluang untuk menyamai memang cukup berat. PB PBSI hanya mengandalkan dua pasangan di lapis pertama pelatnas utama, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dan Meiliana Jauhari/Shendy Puspa Irawati.

Skuad ganda wanita sekarang termasuk minim dalam hal kualitas. Untuk mendongkrak kemampuan mereka, latih tanding dengan Vita, Jo Novita, maupun Nadya Melati yang memiliki skill serta pengalaman yang tidak kalah bagus merupakan salah satu jalan terbaik. Meski dalam latihan, mereka akan mendapatkan lawan yang tidak kalah bagus dari pertandingan sebenarnya.

”Kami memang masih membutuhkan pemain-pemain itu karena pasangan pelatnas ini kurang matang, baik fisik maupun mentalnya,” jelas Aryono.

Dia mencontohkan, Greysia/Nitya yang kerap kurang bisa menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan, meski memimpin perolehan angka lebih dulu. Di Singapura nanti, mereka sebenarnya memiliki peluang untuk menembus semifinal. Tapi, kalau masalah konsistensi kembali terjadi, target itu bisa lepas.

Persoalan Shendy/Meiliana malah lebih sulit. Keduanya terlihat kurang percaya diri di lapangan. Sebagai pasangan yang kerap menduduki unggulan, menurut Aryono, Shendy/Meiliana seharusnya tidak lagi sering membuat kesalahan sendiri. Apalagi, secara individu, dua pasangan tersebut memiliki modal kecepatan dan power yang sangat mendukung untuk mendominasi pertandingan.

”Dengan peringkat BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia) yang dimiliki Melliana/Shendy, seharusnya mereka bisa mendapatkan hasil yang lebih baik daripada turnamen sebelumnya. Tapi, ternyata mereka masih terlalu sering membuat kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan,” ungkapnya. Karena itu, bagaimanapun keadaan mereka, sudah sepatutnya diberikan target khusus.

Aryono berharap Meiliana/Shendy minimal menembus delapan besar. Jika tidak sampai, dia akan menjalankan kebijakan pengurus yang memberlakukan retraining bagi pemain yang tak bisa memenuhi target dalam dua kali kejuaraan. Artinya, mereka tidak akan dikirimkan dalam kejuaraan internasional berikutnya. (vem/ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers