SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Menggembirakan … Genjotan Akmil Bikin Kondisi Fisik Pemain Meningkat

Posted by valsus on June 6, 2009

MAGELANG, KOMPAS.com — Ada berita menggembirakan dari para pemain Pelatnas Pratama yang menjalani pelatnas bulu tangkis di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Setelah berlatih selama satu setengah bulan, 39 pemain mengalami peningkatan fisik yang signifikan.

Hal itu dikatakan oleh Wakil Ketua Umum PB PBSI I Gusti Made Oka. Menurutnya, PBSI mengambil langkah itu setelah melihat penampilan para pemain senior di Piala Sudirman.

Memang harus diakui, fisik pemain Indonesia belum terlalu memadai. Padahal, keterampilan atlet bulu tangkis Indonesia tidak kalah dari negara lain.

“Faktanya ketika bertemu China di Piala Sudirman, empat nomor yang berakhir rubber-game tidak seorang pun pemain Indonesia yang menang,” ujar Oka saat memberi pemaparan di Akmil, Jumat (5/6).

“Tujuan mereka ditempatkan di Akmil adalah untuk menutup kekurangan tersebut. Apa yang terjadi pada atlet senior tidak terjadi pada atlet-atlet muda ini,” tambahnya.

Masa latihan yang sudah berlangsung sejak 15 April lalu itu ternyata diakui sejumlah atlet telah membuahkan hasil. Kondisi fisik mereka meningkat.

“Secara fisik saya rasakan memang kami ketinggalan jauh dari pemain-pemain asing. Terlihat dari pertandingan jika berlangsung rubber-game selalu keteteran,” kata atlet tunggal putri pratama Siti Anida.

Akan tetapi, berkat latihan yang sudah berlangsung sekitar satu setengah bulan, pebulu tangkis yang akrab disapa Dea itu mengaku kekuatan fisiknya bertambah.

“Latihan fisik terus digenjot. Setelah itu, baru fokus ke latihan teknik. Jadi kondisi fisik kami meningkat,” katanya seraya menambahkan, sulit untuk menerapkan teknik permainan dengan baik saat dilanda kelelahan dalam pertandingan.

Perkembangan positif pada atlet juga diakui pelatih ganda putri dan campuran Namrih Suroto. Dia menyebutkan, selain kekuatan fisik, disiplin dan tanggung jawab pemain juga meningkat.

Latihan ala militer

Memang, para pemain mendapat latihan layaknya militer.

Dalam sesi latihan Jumat, pemain tunggal mendapat giliran latihan fisik pada pagi hari yang dilakukan di lintasan lari Lapangan Sapta Marga. Mereka harus menjalani lima kali lari 800 m, delapan kali 400 m, dan sepuluh kali 200 m.

Latihan yang cukup berat sempat membuat pemain tunggal putra Hermansyah mengalami kram dan tidak melanjutkan latihan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WIB itu.

Selain latihan fisik dan teknik, para atlet muda tersebut juga mendapat pembinaan seperti yang didapat para Taruna Akmil antara lain, pembinaan sikap dan perilaku, jasmani, pengetahuan, mental, spiritual, dan kejuangan.

Oka menambahkan, para atlet yang diharapkan mempunyai mental kejuangan serta fisik yang terbina dengan baik itu pada 2010 sudah mampu menembus turnamen Super Series, termasuk All England.

“Karena 2012 sudah harus ke Olimpiade London, untuk itu sudah harus masuk turnamen Super Series, tidak seperti atlet-atlet lapis dua sekarang yang ke Indonesia Terbuka pun tidak bisa masuk,” tambahnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers