JUARA NASIONAL USIA DINI LOLOS KE SEMIFINAL
Posted by valsus on June 7, 2009
Jakarta, 5/6 (Roll News) – Juara nasional bulutangkis usia dini di nomor tunggal putra, Jonathan Christy dari klub Tangkas Alfamart Jakarta melaju ke babak semifinal Kejurnas Bulutangkis “Tetra Pak Open Milk Cup” 2009.
Jonatan yang turun di nomor tunggal putra pemula (usia di bawah 14 tahun) dalam pertandingan babak perempat final yang berlangsung di GOR Asia Afrika, Senayan, Jakarta, Jumat siang, mengalahkan Hardi Indra Jaya dari klub Icli Gowata Makassar Sulawesi Selatan.
Jonathan menang dua set langsung dengan skor 21-13 dan 21-19. Di babak semifinal yang akan berlangsung Sabtu (6/6) pagi, Jonathan ditantang pemain klub Indocafe Medan, Bayu Pangestu.
Bayu pada babak perempat final mengalahkan Sabar Kariaman dari klub Sampurna Sumedang Jawa Barat melalui pertarungan rubber set 21-15, 15-21 dan 21-17.
Pertandingan Jonatan melawan Hardi berlangsung alot terutama di set kedua. Kedua pemain yang mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya saling susul-menysul dalam mengumpulkan angka.
Setelah tertinggal 4-7 di set kedua, permainan Hardi terus meningkat hingga mampu menyamakan kedudukan menjadi 8-8.
Jonathan yang merupakan juara bulutangkis antarpelajar se-ASEAN tahun 2009 itu cukup kesulitan mengatasi permainan Hardi yang sangat baik dalam bertahan dan cukup pandai menempatkan “shutle cock” di bibir net.
Susul-menyusul angka hingga mencapai kedudukan 19-19. Jo yang diuntungkan dengan memegang servis tak menyia-nyiakan kesempatan dengan terus menekan lawannya melalui smash-smash keras.
Sebuah smash keras di sisi kanan pertahanan Hardi yang tak mampu dikembalikan pemain asal Makassar itu akhirnya memastikan langkah Jonathan ke babak semifinal.
Pelatih Jonathan, Hence Polukan mengakui anak asuhnya terpancing dengan permainan Hardi yang selalu mengarahkan bola ke bibir net.
Menurut Hence, kualitas peserta “Tetra Pak Milk Open Cup” tahun ini makin berkembang pesat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Dengan makin banyak peserta apalagi ada banyak klub dari luar Jawa membuat persaingan bertambah keras untuk bisa menjadi juara,” kata Hence.







