HERMAWAN: PENCURIAN UMUR RUSAK PEMBINAAN USIA DINI
Posted by valsus on June 8, 2009
Jakarta, 6/6 (Roll News) – Mantan pebulutangkis nasional Hermawan Susanto berpendapat pencurian umur yang dilakukan pelatih dan klub bulutangkis pada turnamen atau kejuaraan menjadi perusak pembinaan sekaligus mematikan atlet berbakat.
“Dalam setiap turnamen banyak kita jumpai atlet bulutangkis berbakat yang mulai menonjol, tetapi mereka akhirnya kalah dengan umur yang tidak jelas,” ujar Hermawan di Jakarta, Sabtu.
Menurut peraih medali perunggu Olimpiade Barcelona 1992 itu, hingga kini pencurian umur masih marak dilakukan dalam setiap turnamen baik di tingkat klub, kejuaraan tingkat daerah hingga kejuaraan tingkat nasional.
Kendati masalah pencurian umur telah dimasukkan dalam agenda Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) sejak lama, namun hingga belum bisa dituntaskan juga.
Fenomena itu kata Hermawan yang pernah mengalahkan kandidat juara tunggal putra dari China pada Olimpiade Barcelona, Zhao Jianhua, menjadi salah satu penyebab kemunduran prestasi atlet-atlet bulutangkis nasional di kancah dunia dalam beberapa tahun terakhir
Sebab sebelum era tahun 2000 Indonesia banyak memiliki atlet-atlet handal yang menjuarai berbagai even kejuaraan tingkat dunia terutama yang di luar negeri baik nomor tunggal ataupun nomor beregu di tengah minimnya turnamen yang digelar di dalam negeri.
Namun kini kondisi sebaliknya terjadi. Meski banyak klub-klub bulutangkis bermunculan di berbargai daerah yang didukung banyaknya event kejuaraan digelar, namun prestasi atlet cabang oleh raga itu justru menurun.
Karena itu PBSI terutama yang berada di daerah sebaiknya mengambil langkah tegas menindak pencurian umur yang terjadi dalam suatu kejuaraan, ujar suami Sarwendah Kusumawardani yang juga mantan pebulutangkis nasional.







