PENGGEMBLENGAN DI AKMIL BATASI ATLET HIJRAH
Posted by valsus on June 9, 2009
Jakarta, 8/6 (Roll News) – Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) Djoko Santoso mengatakan, salah satu motif penggemblengan para atlet muda bulutangkis di Akademi Militer (Akmil) adalah untuk makin menumbuhkan rasa kebangsaan yang tinggi hingga tidak mudah berpindah ke negara lain. “Saya bisa memahami, sebagian atlet-atlet bulutangkis terbaik kita hijrah sebagai pemain utama atau pelatih di negara lain. Sangat manusiawi, karena bayarannya juga lebih besar,” kata Djoko Santoso kepada ANTARA di Jakarta, Senin. Tetapi, lanjut dia, hijrahnya para pebulutangkis terbaik nasional itu juga tetap harus tetap dikaji lebih matang mengingat akan berpengaruh terhadap kelangsungan dunia bulutangkis nasional. Di Akmil, selain dilatih fisik para pebulutangkis muda itu digembleng dengan segala bentuk pendidikan bela negara, cita tanah air dan wawasan kebangsaan hingga diharapkan muncul semangat juang dari para atlet saat berlaga di pentas dunia. “Dan diharapkan dengan rasa cinta tanah air dan rasa kebangsaan yang tinggi, mereka tidak mudah teriming-imingi oleh bayaran yang tinggi membela tim negara lain,” ujar Djoko. Sejak 15 April silam sebanyak 39 orang pemain Pelatnas Pratama digembleng di Akmil selama tiga bulan. “Mereka adalah atlet-atlet muda bulutangkis berusia 19 tahun,” ungkapnya. Beberapa pebulutangkis nasional yang hijrah ke luar negeri adalah Mia Audina Tjiptawan (Belanda), serta Rexy Mainaki dan Hendrawan, keduanya ke Malaysia sebagai pelatih.







