Tunggal Pria Pelatnas di Singapura Terbuka : Ujian tanpa Hendrawan
Posted by valsus on June 10, 2009
JAKARTA – Singapura Terbuka Super Series 2009 merupakan even perdana wakil Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PB PBSI Cipayung setelah mengikuti Piala Sudirman 2009. Babak utama yang dimulai pagi ini penting karena menjadi pembuktian hasil perbaikan setelah gagal di ajang beregu campuran.
Khusus tunggal pria, even berhadiah total USD 200 ribu itu merupakan kejuaraan pertama sejak Sony Dwi Kuncoro dkk ditinggalkan pelatih utamanya Hendrawan. Selain Sony, ada Simon Santoso yang saat ini didampingi asisten pelatih David Efraim yang dipromosikan sebagai pelatih kepala sementara.
“Kepergian Hendrawan justru harus menjadi motivasi positif bagi pemain tunggal supaya bisa menjadi yang terbaik di sana,” kata Kasubbid Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata di Jakarta kemarin (9/6). Pria kelahiran Purwokerto, Jawa Tengah, tersebut mengingatkan, jangan sampai motivasi Sony dan Simon kendor setelah ditinggal Hendrawan.
Di atas kertas, Sony memiliki peluang menjadi juara. Raksasa bulu tangkis Tiongkok menyimpan Lin Dan, tunggal pria terbaik saat ini. Mereka hanya mengirimkan Bao Chunlai, Chen Jin, Lu Yi, dan Gong Weijie.
Sony dan Simon pun terpisah grup dari unggulan pertama Lee Chong Wei (Malaysia). Pada putaran pertama, Sony yang menjadi unggulan ketiga bakal ditantang Arvind Bhat (India). Langkah Simon diawali dengan melawan wakil Tiongkok yang harus merangkak melalui babak kualifikasi, Weijie. Pada turnamen super series 2009, Sony memang belum menunjukkan prestasi memuaskan. Arek Suroboyo itu hanya sampai perempat final Malaysia Terbuka. Malah, dia WO pada All England karena cedera. Simon juga hanya mampu sampai babak pertama Swiss Terbuka Super Series.
Nah, bagi Davis, agenda tersebut akan menjadi ujian perdana dalam mendampingi pemain ke turnamen super series. Sebelumnya dia membimbing pemain tunggal pria pelatnas utama pada even tingkat Challenge di Vietnam. “Davis harus bisa membuktikan bahwa dia bisa dan pantas membawa pemain pada kejuaraan internasional,” tegas Christian.
Dengan mendampingi pemain tunggal pria ke Singapura, artinya, tak satu pun pelatih tunggal pria di pelatnas Cipayung. Padahal, ada tiga pemain lain yang tinggal di Cipayung. Salah satunya Tommy Sugiarto yang juga tengah melakoni persiapan ke Indonesia Terbuka 2009 pada 16-21 Juni nanti. “Dia sudah meninggalkan program untuk dijalankan anak-anak. Jadi, tak perlu khawatir,” kata Christian. (vem/ang)







