Kejutan Aviva Singapore Open 2009
Posted by valsus on June 12, 2009
Kekalahan Simon disusul unggulan pertama dan kedua, Lee Chong Wei dan Peter Gade
Setelah pesta kemenangan tim Indonesia di babak pertama Singapura Terbuka Super Series 2009 yang dimulai Selasa (9/6) kemarin, hari ini ternyata penonton memperoleh banyak kejutan, terutama dari sektor tunggal putra. Kita tidak akan lagi melihat aksi Simon Santoso, Lee Chong Wei, Peter Gade, dan Koo Kien Keat sepanjang minggu tersisa ini.
Unggulan pertama dan kedua tunggal putra ternyata hari ini tumbang mengenaskan. Lee Chong Wei (MAS/1) dipersulit oleh atlit profesional cekatan dan bertekad kuat, Tien Minh Nguyen. Bermain rubber, kedua atlit harus memeras peluh selama satu jam. Tien Minh menang 24-22, 20-22, 21-19, angka yang super ketat.
Tien Minh banyak bermain bertahan dan berhati-hati dalam mengembalikan bola di set pertama dan ketiga – set yang dia menangkan. Strategi ini tergolong tepat dipakai karena Chong Wei terlihat bermain lebih beringas dan agresif dengan sambaran-sambaran smes pada saat kapan pun memungkinkan.
Tertinggal jauh pun tidak mematahkan semangat Tien Minh. Di set pertama, setelah tertinggal 3-9, ia mampu membuat Chong Wei grogi dengan memimpin 17-14; memborong enam angka sekaligus. Set kedua berlangsung super ketat karena kedua angka tidak pernah tertaut lebih dari dua angka. Pada set ketiga, Tien Minh sempat tertinggal jauh di angka menjelang kritis, yakni 9-14. Tapi, bukan Tien Minh namanya jika hilang semangat. Dengan sabar, telaten, tetap cekatan walaupun telah penuh peluh, angka Tien Minh mengejar dengan agresif, dan tiba-tiba saja Tien Minh telah memimpin 20-18. Chong Wei pun tak kuasa membendung pemain Vietnam bertubuh kecil ini. Setelah menabung satu angka tambahan, sorakan Tien Minh pun membahana di stadium indoor Singapura, dan penonton pun tertegun dan bersorak.
Kejutan kedua adalah tumbangnya Peter Gade, unggulan kedua dari Denmark, dan siapakah yang mengalahkannya?
Seorang Anup Sridhar dari India yang merangkak dari babak kualifikasi!
Anup juga menang dengan susah payah, lewat rubber set, 21-19, 16-21, 21-13. Walaupun tidak seketat pertarungan Chong Wei-Tien Minh, tetapi tetap saja perang keduanya berlangsung seru, jgua selama satu jam. Pada babak penentuan, keduanya sangat berimbang sampai Gade kehilangan fokus dan tertahan di angka 13. Anup pun terbang menapaki angka 21 pada set penentuan tersebut.
Sebelum Chong Wei dan Peter, atlit merah-putih yang bermain apik kala bersua Lin Dan di Piala Sudirman tahun ini, Simon Santoso, telah meruntuhkan hati para penggemarnya terlebih dahulu. Unggulan keenam ini kalah dari atlit terbaik Thailand, Boonsak Ponsana, 11-21, 7-21.
Harapan pada Empat Wakil ”Saja”
Pada putaran perempat final, Indonesia hanya akan diwakili oleh empat wakil di empat partai, dari awalnya sembilan wakil. Harapan itu bertumpu pada Sony Dwi Kuncoro (tunggal putra, unggulan ketiga), Markis Kido/Hendra Setiawan (ganda putra, unggulan pertama), Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii (ganda putri), dan Nova Widianto/Lilyana Natsir (ganda campuran, unggulan pertama).
Dari keempat wakil tersebut, hanya Nitya/Greysia yang tampak gamang karena pesaing-pesaing di depannya tergolong tangguh. Di perempat final besok hari, mereka akan bersua dengan pasangan nomor satu dunia asal negeri jiran, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty. Pasangan Malaysia ini baru sekali mencicipi gelar juara, yakni, di Denmark Super Series tahun lalu. Jika mampu lolos dari cobaan yang satu ini, pasangan tangguh Tiongkok atau Denmark sudah akan bersiap menghadapi mereka: Pan Pan/Tian Qing atau Lena Frier Kristiansen/Kamilla Rytter-Juhl (unggulan kedelapan).
Sedangkan, bagi ketiga wakil lainnya, peta persaingan tampak cukup jernih bagi mereka untuk melaju ke babak final.
Selain Simon, yang gugur hari ini adalah Adrianti Firdasari dari pemain muda penuh potensi India, Saina Nehwal; pasangan ganda putra, Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama Dasuki dari pasangan Denmark unggulan keempat, Lars Paaske/Jonas Rasmussen; dan pasangan ganda campuran, Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita yang juga ditundukkan oleh pasangan Denmark unggulan keempat, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen.
Hasil Babak Kedua Atlit Indonesia
Sony Dwi Kuncoro (3) vs Hsieh Yu Hsing (TPE): 21-15, 21-15
Simon Santoso (6) vs Boonsak Ponsana (THA): 11-21, 7-21
Adrianti Firdasari vs Saina Nehwal (IND/6): 18-21, 21-17, 17-21
Markis/Hendra (1) vs Kristof Hopp/Johannes Schoettler (GER/Q): 21-16, 19-21, 21-9
Rian/Yonatan vs Lars Paaske/Jonas Rasmussen (DEN/4): 30-28, 12-21, 17-21
Nitya/Greysia vs Shinta Mulia Sari/Yao Lei (SIN): 21-12, 21-17
Nova/Lilyana (1) vs Anthony Clark/Donna Kellogg (ENG): 21-18, 21-11
Devin/Lita vs Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (DEN/4): 9-21, 21-17, 10-21
Jadwal Perempat Final Atlit Indonesia
Nova/Lilyana (1) vs Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk (POL)
Sony Dwi Kuncoro (3) vs Park Sung Hwan (KOR)
Nitya/Greysia vs Chin Eei Hui/Wong Pei Tty (MAS/1)
Markis/Hendra (1) vs Hendri Kurniawan Saputra/Hendra Wijaya (SIN)
Syumber : http://bulutangkis.wordpress.com







