SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Indonesia di Aviva Singapore Open 2009 : Hasil 16 Besar

Posted by valsus on June 12, 2009

Liputan Robert, Riyaldi & Hendry
langsung dari Singapore.

(Bulutangkis.com) – Perjuangan di babak 16 besar pada tanggal 11 Juni 2009 dalam turnamen Aviva Singapore Open 2009 Super Series dimulai dari partai ganda campuran. Indonesia yang diwakili oleh Devin Lahardi/ Lita Nurlita berhadapan dengan Joachim Fischer/ Pedersen, unggulan ke-4 dari Denmark.

Pertandingan di set pertama dimulai dengan keragu-raguan oleh pasangan Indonesia. Nampak tekanan yang diberikan oleh pasangan Denmark berhasil membuat Devin/ Lita kewalahan. Kurangnya komunikasi dan banyaknya kesalahan sendiri membuat Devin/Lita ketinggalan 3-11 pada paruh set pertama. Alhasil, set pertama pun ditutup dengan skor 21-9. Nampak sekali bahwa pertandingan di set pertama kurang berimbang.

Memasuki set kedua, pasangan Indonesia Devin/Lita sudah terlihat mulai balik menekan. Permainan net dan smash dan jarangnya kesalahan sendiri yang dibuat memaksa unggulan ke.4 dari Denmark ini menyerah 11-10 pada paruh set kedua. Setelah diberikan sedikit masukan saat jeda permainan Devin/Lita mulai lebih hidup dan sudah semakin berani. Mereka-pun akhirnya berhasil balik memimpin set kedua dengan skor 21-17.

Di set penentuan, permainan menyerang yang diterapkan Devin/Lita di set kedua tidak mampu berlanjut, pasangan Denmark berhasil kembali menekan. Nampak di set penentuan ini, kondisi fisik dari Devin/Lita sedikit menurun dan ini membuat pasangan Denmark dapat mengembangkan permainan ini dan akhirnya menang dengan skor cukup jauh 10-21.

Sementara itu pertarungan antara pasangan Indonesia Nova Widianto/Lilyana Natsir yang berhadapan dengan Anthony Clark/Donna Kellogg dimenagkan oleh Nova Widianto/Lilyana Natsir dengan skor 21-18 dan 21-11.

Sebagai unggulan pertama, Nova/Lilyana dapat menunjukkan kelasnya untuk menjadi pemenang walaupun di set pertama pasangan dari Inggris ini mampu mengimbangi permainan menyerang yang diterapkan oleh pasangan Indonesia.

Sedangkan di set kedua, Nova/Lilyana memimpin 11-5 pada paruh set kedua dan ini semakin memudahkan langkah mereka menuju ke babak 8 besar dimana mereka akhirnya menutup pertandingan dengan skor 21-11.
Hasil ini cukup menggembirakan, mengingat pasangan ganda campuran yang lain Devin/Lita gagal menaklukkan lawannya yang menjadi unggulan ke 4, Joachim/ Christinna.

Harapan untuk merebut gelar di ganda campuran masih terbuka dan untuk babak 8 besar esok harinya, Nova/ Lilyana akan menghadapi Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk dari Polandia.

Semoga hasil terbaik dapat diraih oleh pasangan ganda campuran kita ini di babak 8 besar.

Di nomor Tunggal Putra setelah Simon Santoso dikalahkan oleh Boonsak Poonsana dengan skor yang cukup telak 21-11 dan 21-7 di babak 16 besar, Sony Dwi Kuncoro berhasil mengalahkan Yu Hsieng Hsieh dengan skor yang cukup meyakinkan 21-15 dan 21-15.

Bermain agresif sejak set pertama namun Sony belum dapat memimpin jauh dari lawannya. Yu Hsieng Hsieh berhasil memberikan perlawanan hingga paruh pertama dimana Sony hanya menang cukup tipis 11-10 namun saat jeda Sony dapat mengembangkan permainannya dan menutup set pertama dengan skor 21-15.

Di set kedua, gaya permainan Sony masih sama yakni dengan menyerang dan berhasil menutup set kedua dengan skor 21-15. Semangat yang ditunjukkan Sony saat bertanding sore tadi patut diacungi jempol dan ini menjadi satu ujian lagi di babak-babak selanjutnya.

Di babak 8 besar nanti, Sony Dwi Kuncoro akan menantang lawan dari Korea Selatan, Park Sung Hwan. Apabila Sony berhasil menang, maka kemungkinan akan berjumpa Peter Gade ataupun Boonsak Poonsana di semifinal.

Maju terus Sony dan wujudkan harapan juara di tunggal putra.

Dinomor Ganda Putra Pertandingan yang berlangsung selama 1 jam yang menampilkan Yonathan Dasuki/ Rian Sukmawan vs Lars Paaske/ Rasmussen berlangsung begitu seru.

Kedua pemain saling bergantian menggunakan pola menyerang dan siapa yang lebih baik menyerang yang memenangkan bola. Drama di set pertama berlangsung hingga skor 28-30 untuk keunggulan pasangan Indonesia. Semasa terjadi deuce dan perpindahan bola, para penonton yang memadati Singapore Indoor Stadium juga ikut terpengaruh mereka saling berteriak dan tidak ingin pasangan dukungannya kalah.

Di set kedua, permainan pasangan Denmark lebih baik dan sudah mulai bisa mengontrol. Mereka tidak lagi begitu terpengaruh untuk bermain menyerang dan alhasil mereka berhasil menutup set kedua dengan skor 21-12.

Di set penentuan, pasangan Denmark kembali unjuk gigi. Mereka langsung memimpin hingga skor 19-17. Ketika angka berubah menjadi 20-17 untuk keunggulan pasangan Denmark dan hanya membutuhkan 1 angka lagi, pasangan Indonesia melakukan kesalahan yang begitu fatal. Pasalnya ketika bola baru mau diservis oleh Jonas Rasmussen, Rian Sukmawan yang sebagai penerima bergerak duluan sehingga dianggap wasit Foul dan itu menjadi penutup kemenangan bagi pasangan Denmark 28-30, 21-12, dan 21-17.

Di babak 8 besar nantinya Lars Paaske/Rasmussen akan berhadapan dengan pemenang antara Teik Chai Gan/Bin Shen Tan (Malaysia) ataupun Chieh Min Fand/Sheng Mu Lee (Taiwan). Babak 8 besar akan dilangsungkan besok sore (12 June’09) waktu setempat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers