PEMAIN NON PELATNAS DIHARAPKAN MAIN TANPA BEBAN
Posted by valsus on June 16, 2009
Jakarta, 15/6 (Roll News) – Para pemain non pelatnas yang akan ambil bagian pada turnamen Djarum Indonesia Terbuka Super Series 2009 dapat tampil semaksimal mungkin dan tanpa beban. “Secara teknis mereka sudah sangat siap, namun mereka perlu meningkatkan konsentarasi,” kata Hafid Yusuf yang melatih Alvent Yulianto dan kawan-kawan, saat mendampingi pemain asuhannya menjajal lapangan di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin. Pelatih yang juga pernah menangani pemain Turki itu mengatakan, para pemain harus lebih berpikir positif dan memotivasi diri mereka sendiri. “Yang mereka inginkan ketika mengikuti turnamen ini adalah berprestasi dan kebersamaan membawa nama Indonesia. Maka mereka perlu memotivasi diri mereka lagi,” kata Hafid. Pria kelahiran Solo, 47 tahun silam itu saat ini melatih beberapa pemain bulutangkis Indonesia yang sudah keluar dari Pelatnas seperti Vita Marissa, Luluk Herdiyanto, Alvent Yulianto, Hendra dan Aprida Gunawan. “Mudah-mudahan semua bisa melewati minimal babak delapan besar,” tambahnya. Vita Marissa yang akan berpasangan dengan Hendra Aprida Gunawan pada nomor ganda campuran mengatakan bahwa ia akan mencoba bermain lepas. “Dibawa ringan saja, nggak ada target, masih jauh, besok baru babak kualifikasi. Lihat saja nanti,” kata Vita. Sementara itu, pemain ganda putra Alvent Yulianto yang berpasangan Hendra Aprida Gunawan pada nomor ganda putra menargetkan lolos ke babak final pada turnamen kali ini. “Semua `kan ingin yang terbaik, mudah-mudahan sampai ke final,” kata Alvent yang pada babak pertama bertemu unggulan delapan asal Malaysia Choong Tan Fook/Lee Wan Wah. Turnamen super series berhadiah 250.000 dolar AS itu akan berlangsung mulai Selasa (16/6) hingga Minggu (2/6). Sekitar seratus pemain dari 27 negara ambil bagian dalam acara ini. Pebulutangkis nasional seperti Sony Dwi Kuncoro, Maria Kristin, Simon Santoso, serta Taufik Hidayat juga akan kembali bersaing dengan lawan-lawan tangguh seperti Lin Dan (China), Lee Chong Wei (Malaysia), Wang Yihan (China), dan Xie Xingfang (China).







