SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

DJARUM INDONESIA OPEN 2009 : Taufik dan Sony ke Perempat Final

Posted by valsus on June 19, 2009

JAKARTA, KOMPAS.com — Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro maju ke perempat final Djarum Indonesia Open Super Series 2009. Dalam pertandingan di Istora Senayan Jakarta, Kamis (18/6), dua pemain andalan Indonesia itu menaklukkan lawan-lawan mereka.

Taufik yang bermain di lapangan 2 menang rubber set 21-17 19-21 21-10 atas pemain senior Thailand, Boonsak Ponsana. Sementara itu, Sony yang bermain di lapangan 1 dengan mudah mengalahkan pemain Malaysia, Wong Choong Hann, dengan straight set 21-8 21-12.

Di babak delapan besar, Jumat (19/6), mereka akan bertemu lawan yang berat.

Taufik yang menjadi unggulan 5 bakal bertemu pemain veteran Denmark, Peter Hoeg Gade. Unggulan kedua ini lolos setelah lebih dulu berjuang selama 55 menit untuk menaklukkan pemain nomor satu Vietnam, Nguyen Tien Minh, dalam pertarungan rubber set 13-21 21-19 21-14.

Sementara itu, Sony yang merupakan unggulan 4 akan ditantang Chan Yan Kit. Pemain Hongkong tersebut di luar dugaan menang 24-22 21-13 atas pemain Denmark yang ditempatkan sebagai unggulan ketujuh, Joachim Persson.

Mendapat dukungan penuh dari suporter yang memadati Istora, baik Taufik maupun Sony tampil penuh percaya diri. Taufik menang mudah di set pertama, tetapi di set kedua dia justru terlalu bernafsu untuk mengakhiri duel sehingga kalah.

Belajar dari kesalahan tersebut (di set kedua), Taufik bermain lebih sabar di game penentuan. Alhasil, pemain yang sudah keluar dari Pelatnas Cipayung tersebut menang 21-10 untuk maju ke perempat final dan semakin dekat dengan impiannya membuat sejarah sebagai pemain pertama yang juara tujuh kali di Indonesia Open.

Sementara itu, Sony masih terlalu tangguh bagi Wong. Tunggal putra utama Indonesia tersebut hanya perlu waktu 33 menit untuk meraih tiket perempat final.

Sayang, jika Taufik dan Sony bisa melewati babak perempat final nanti, mereka sudah harus bertemu di semifinal. Artinya, satu dari mereka sudah harus tersingkir di babak empat besar.

Sementara itu dukungan ratusan penonton istora gagal menyelamatkan Simon Santoso saat dikalahkan Park Sung Hwan 16-21 17-21. Dalam pertandingan babak kedua Indonesia Terbuka Super Series tersebut, Simon menyerah dalam waktu 42 menit. Para penonton yang masih bertahan menyaksikan pertandingan tersebut gagal mengantar Simon maju ke permpatfinal.

Diunggulkan di tempat kedelapan, Simon mampu memimpin pada angka-angka awal game pertama. Namun Sung Hwan mampu memanfaatkan tinggi badannya dan merebut game pertama 21-16.

Di game kedua, Simon tampak bermain ragu-ragu. Berkali-kali bolanya  jatuh di luar lapangan atau tidak mampu mematikan bola Sung Hwan yang sebenarnya sudah out of position. Ia kemudian mencoba mengubah gaya bermainnya dengan bola-bola pendek, namun mampu diimbangi Sung Hwan.  Akhirnya Simon menyerah 17-21.

Simon mengaku tampil tidak maksimal. “Saya tidak tahu. Pukulan saya banyak yang tidak jalan.  Saya pun sering ragu-ragu mengantisipasi gerakan dia,” kata Simon.

Ia mengaku lawannya bermain lebih baik. “Saya sulit sekali mematikan bolanya. Dia selalu mampu mengembalikan bola saya,” katanya.

Di babak perempatfinal, Jumat (19/6), Park Sung Hwan akan menghadapi unggulan pertama dari Malaysia, Lee Chong Wei.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers