PBSI SEDANG DALAM PROSES REGENERASI
Posted by valsus on June 24, 2009
Jakarta, 23/6 (Roll News) – Ketua Komisi Sport Development Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Joko Pramono mengatakan, buruknya prestasi para pebulutangkis nasional di Super Series 2009 Indonesia Terbuka adalah dampak dari proses regenerasi dalam tubuh PBSI.
“Prestasi atlet kita memang sedang menurun, bahkan sejak kepengurusan sebelum dipimpin Jenderal TNI Djoko Santoso. Harus dimaklumi kepengurusan ini juga merupakan kepengurusan yang masih baru dan mereka tengah dalam proses untuk mengembangkan kembali kejayaan bulutangkis,” kata Joko yang juga mantan Danjen Marinir.
Seperti halnya pada 2007, para pebulutangkis tuan rumah Indonesia kembali gagal merebut satu pun gelar juara pada kejuaraan Bulutangkis Indonesia Terbuka yang berakhir Minggu (21/6) di Jakarta.
Malaysia meraih dua gelar melalui pemain tunggal putra dan ganda putri. China yang meloloskan finalis pada empat nomor hanya berhasil membawa pulang satu gelar melalui ganda campuran.
Korea kebagian gelar di ganda putra, sedangkan satu gelar lainnya tunggal putri jatuh ke tangah pebulutangkis India, Saina Nehwal.
“Saya sudah berdiskusi dengan Ketua Umum PBSI, Djoko Santoso. Beliau katakan PBSI saat ini tengah membangun kembali mental atlet dengan menempa sekitar 40-an atlet pelapis,” ujarnya.
Terkait dengan prestasi atlet nasional yang tengah memprihatinkan, Joko mengimbau agar masyarakat tak usah saling hujat menghujat.
Joko mengajak semua pihak untuk berpikir secara realita, bahwa sistem pembinaan harus dilakukan “back to basic” yakni memulainya dari bawah dengan lebih banyak mengirimkan atlet-atlet muda ke ajang internasional.
“Untuk menciptakan atlet berprestasi dunia, kita membutuhkan waktu setidaknya lima tahun dan tak bisa muncul setiap saat. Bagi seorang ketua, untuk mengelola PB juga dibutuhkan waktu yang cukup,” ujar Joko Pramono menambahkan.







