SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

PEMAIN CEDERA AKAN DITES MENJELANG IKUTI TURNAMEN

Posted by valsus on June 25, 2009

Jakarta, 24/6 (Roll News) – Hasil evaluasi terhadap dua turnamen yang diikuti pemain pelatnas, Singapura dan Indonesia Super Series, salah satunya menghasilkan keputusan untuk menguji pemain yang mempunyai riwayat cedera sebelum mengikuti turnamen.

“Bagi pemain yang cedera, kami sepakat dengan pelatih kalau mau bertanding diadakan tes, jika tidak lolos tes tidak akan diberangkatkan,” ujar Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PBSI Lius Pongoh yang ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Rabu.

Setelah pemain tunggal putri Maria Kristin dan pemain ganda putra Markis Kido mengalami cedera lutut yang menganggu penampilan mereka di beberapa turnamen termasuk Piala Sudirman, pemain ganda lainnya Mohammad Ahsan menderita cedera pinggang beberapa hari menjelang turnamen Singapura Super Series sehingga batal kesana dan tampil tidak maksimal di Indonesia Super Series.

Pemain tunggal putri Adriyanti FirdasAri juga mengalami cedera pergelagan kaki saat tampil di Indonesia Super Series pekan lalu sehingga tersingkir pada putaran kedua.

Lius mengatakan, seorang atlet lebih baik batal mengikuti turnamen daripada tidak tampil maksimal karena cedera.

Untuk Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung di Hyederabad, India pada 10-17 Agustus, pemain yang lolos kualifikasi namun mempunyai riwayat cedera harus berkonsultasi dengan tim medis terlebih dahulu sebelum berangkat.

Selain masalah cedera, hasil evaluasi juga menyimpulkan bahwa pemain pelatnas yang dalam enam turnamen Super Series hanya membuahkan satu gelar melalui pasangan Nova Widianto/Liliyana Natsir di Malaysia, kurang mempunyai daya juang dalam bertanding.

“Secara teknik juga banyak mati sendiri,” tambah Lius seraya menambahkan bahwa kondisi fisik, stamina dan daya tahan otot pemain harus ditingkatkan.

Karenanya PBSI memutuskan untuk menambah porsi latihan yang dijadwalkan setiap Rabu sore yang biasanya libur latihan. “Mulai pekan depan, Rabu latihan pagi dan sore, tidak ada libur,” kata Lius yang juga menjadwalkan latihan lari 400m setiap Senin dan Kamis pagi.

Menyusul banyaknya pemain yang mengalami sakit paratypus, PBSI tidak lagi mengijinkan pemain keluar asrama. “Karena kalau bukan karena makanan di asrama yang jelek, pasti karena makanan di luar yang kotor penyebabnya,” demikian Lius.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers