SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Malaysia Open Grand Prix Gold 2009 : Andre Tersingkir Secara Tragis, Saina Kalah, Hendra AG raih dua tiket semifinal

Posted by valsus on June 27, 2009

JOHOR, KOMPAS.com — Wakil Indonesia di nomor tunggal putra tersapu bersih dari ajang Malaysia Open Grand Prix Gold 2009. Ini terjadi setelah Andre Kurniawan Tedjono tersingkir secara tragis di babak perempat final.

Dalam pertandingan di Stadium Bandaraya Johor Bahru, Jumat (26/6), Andre yang merupakan unggulan keenam di turnamen berhadiah 120.000 dollar AS tersebut menyerah dari pemain Hongkong, Hu Yun. Satu-satunya pemain Indonesia di babak perempat final ini menyerah dua set langsung dengan skor mencolok, 6-21 dan 15-21, dalam waktu 30 menit.

Sebelumnya, Taufik Hidayat sudah lebih dulu angkat koper. Finalis Djarum Indonesia Open Super Series 2009, dan unggulan kedua di turnamen tersebut, langsung tersingkir di babak pertama.

Di turnamen ini, tak ada pemain dari Pelatnas Cipayung meskipun ada beberapa yang sudah ikut drawing. Para pemain pelatnas terpaksa mundur karena PB PBSI membatalkan keikutsertaan mereka. Dengan demikian, yang tampil hanyalah pemain-pemain non-pelatnas yang menempuh jalur profesional.

Dari nomor ganda campuran, pasangan Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa menembus babak semifinal. Mereka mendapatkan tiket babak empat besar itu setelah menang rubber set 8-21, 21-14, dan 21-16 atas pemain India yang merupakan unggulan pertama, Diju Valiyaveetil/Jwala Gutta.

Sayang, langkah Hendra AG/Vita tak diikuti oleh pasangan gado-gado Flandy Limpele (Indonesia)/Anastasia Russkikh (Rusia). Pasangan unggulan keenam tersebut menyerah 10-21 dan 14-21 dari pemain China, Zhang Nan/Pan Pan.

Sementara itu, Hendra AG melanjutkan keperkasaannya di turnamen ini. Setelah memastikan diri maju ke semifinal ganda campuran, dia juga mendapatkan tiket babak empat besar untuk nomor ganda putra. Berpasangan dengan Alvent Yulianto Chandra, dua pemain mantan Pelatnas Cipayung tersebut, yang menjadi unggulan kelima, menang straight set 21-19 dan 21-13 atas pemain Jepang, Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu Hirata.

Dengan hasil tersebut, maka Indonesia hanya meloloskan dua wakil ke semifinal, masing-masing di nomor ganda campuran: Hendra AG/Vita dan ganda putra: Alvent/Hendra AG.

Namun di babak empat besar, Sabtu (27/6), lawan yang dihadapi dua wakil dari Tanah Air tersebut sangat berat. Hendra AG/Vita akan menantang unggulan ketiga asal China, Xu Chen/Zhao Yunlei, dan Alvent/Hendra AG bertemu pasangan tuan rumah yang merupakan unggulan kedua, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong.

Saina Nehwal tersingkir

Di sektor tunggal putri, terjadi kejutan besar. Pemain nomor satu India yang merupakan unggulan kedua, Saine Nehwal, gagal melaju ke semifinal karena disingkirkan oleh pemain China, Wang Xin, dengan 14-21 dan 10-21.

Dalam pertarungan yang berdurasi 26 menit, Saina yang pekan lalu mencetak sejarah besar seusai menjuarai Djarum Indonesia Open Super Series—tercatat sebagai pemain putri India pertama yang menjuarai turnamen superseries—tak mampu memberikan perlawanan maksimal.

Saina hanya bisa bersaing ketat di set pertama dan sempat memimpin 5-3. Setelah itu, Wang Xin bisa menyamakan skor menjadi 5-5 dan terus memimpin sampai menang 21-14.

Di game kedua, Saina benar-benar tak berdaya. Sejak awal dia langsung tertinggal 0-6, yang membuat Wang Xin terus melaju kencang dan menyudahi set itu dengan kemenangan 21-10.

Berikut ini jadwal pertandingan semifinal Malaysia Open Grand Prix Gold 2009 :

Sunrise

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers