SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Grand Final Milo Competition School (MSC) 2009 Prestasi Atlit Luar Pulau Jawa

Posted by valsus on July 22, 2009

(Bulutangkis.com) – Pertarungan akhir para juara nomor tunggal MILO School Competition (MSC) 2009 di kota Pekanbaru, Banjarmasin dan Manado digelar di Jakarta pada ajang Grand Final di Gedung Bulutangkis Jalan Asia Afrika, Senayan Jakarta selama dua hari dari tanggal 18 Juli hingga 19 Juli 2009. Ajang grand final menjadi ajang prestasi atlit-atlit bulutangkis luar Pulau Jawa.

Para juara pertama dari ketiga kota untuk nomor tunggal di kelompok SD dan SMP Putra/Putri bertanding dengan sistim kompetisi penuh selama dua hari. Dari pertandingan yang berlangsung selama dua hari keluar para juara di ajang Grand Final Milo Competition School (MSC) 2009 ini adalah sebagai berikut,

Tunggal Putri tingkat SD
1. Verenika Rumete (Manado)
2. Chyntia (Banjarmasin)
3. Nurhafiza (Pekanbaru)

Tunggal Putri tingkat SMP
1. Siska Nami (Pekanbaru)
2. Adelina Purindo (Manado)
3. Janita Ronasya (Banjarmasin)

Tunggal Putra tingkat SD
1. Sandy (Banjarmasin)
2. Teguh (Pekabaru)
3. Calvin Mamonto (Manado)

Tunggal Putra tingkat SMP
1. Dimas Christy (Banjarmasin)
2. Setyanathio (Manado)
3. Dedy Kurniawan (Pekanbaru).

Milo School Competition (MSC) yang merupakan partisipasi perusahaan Nestle Indonesia sebagai penghasil makanan berenergi dengan salah satu produknya MILO berupaya mengembangkan bulutangkis dikalangan anak sekolah tingkat SD dan SMP untuk mencari bibit –bibit atlit bulutangkis yang kelak bisa menjadi atlit-atlit handal yang mengharumkan nama bangsa.

Prilia Sandra, yang merupakan Category Marketing Manager Beverages PT Nestle Indonesia menyampaikan, ’’Memiliki mimpi atau cita-cita tinggi adalah salah satu kunci menjadi sukses. Melalui MSC MILO berusaha mendekatkan anak-anak kepada mimpinya untuk menjadi juara bulutangkis Indonesia masa depan’’.

Milo School Competition (MSC) digelar pertama kali di kota Bogor pada tahun 2002 dan masih bernama Milo Yonex Kejuaraan Bulutangkis Antar Sekolah (MYKBAS). Dan sejak tahun 2006 Taufik Hidayat menjadi icon MSC dan memberi Piala Taufik Hidayat bagi para juaranya.

Pada acara penyerahan hadiah kepada para juara yang berlangsung di gedung KONI Senayan, Jakarta usai babak grand final Taufik Hidayat berhalangan hadir. Beberapa atlit juga mendapatkan apresiasi dari para talent scouting. Taufik Hidayat yang kini di bawah manajemen Taufik Hidayat Force (THF) memberikan kesempatan bagi atlit Dimas Christy dan Teguh mendapat kesempatan pelatihah selama satu minggu di Jakarta. Sekolah Ragunan Jakarta menawarkan untuk memperoleh kesempatan sekolah di SMP Ragunan bagi atlit-atlit SMP. Klub Jaya Raya akan meneima Dimas Christy, Setyanathio dan Teguh. Klub Hiqua Wima memberikan kesempatan mengikuti training selama dua minggu di Sureabaya kepada Dimas Christy, Sandy, Teguh, Setyanathio dan Siska Nami.

Tak kalah menarik Ibu Shinta wakil dari produsen peralatan bulutangkis HIQUA dalam satu kesempatan terpisah menyampaikan kepada kami bahwa para juara yang belum mempunyai kontrak dengan sponsor lain akan diberikan bantuan peralatan bulutangkis berupa raket, sepatu bulutangkis dan kaos olahraga selama satu tahun dalam upaya memajukan atlit dalam meraih prestasi.

Kegembiraan para atlit peserta grand final terlihat setelah acara penyerahan hadiah dilanjutkan dengan rekreasi ke Dufan beserta rombongan. Pada hari Jumat sebelumnya (17/07/09) para atlit juga telah di bawa berwisata ke Pelatnas dan Gedung Bulutangkis Banthong tempat pebulutangkis Taufik Hidayat berlatih setelah keluar dari Pelatnas. (efka)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers