Kido/Hendra Bersemangat Tambah Koleksi Gelar
Posted by valsus on July 22, 2009
JAKARTA – Hari ini menjadi waktu yang cukup mendebarkan bagi pebulu tangkis papan atas nasional. Itu terkait pengumuman undian Kejuaraan Dunia 2009 yang menurut situs resmi BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia) dirilis hari ini.
Di lapangan, kesiapan pemain memang bakal menjadi penentu, namun tak bisa dimungkiri hasil undian turut menentukan laju pemain dalam even tersebut. Berdasar daftar unggulan yang dirilis BWF 16 Juli lalu, baru dua wakil Indonesia yang bisa mengetahui letak dalam drawing, yakni unggulan pertama pasangan ganda pria Markis Kido/Hendra Setiawan dan ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir.
Dengan hasil itu, Kido/Hendra akan terhindar dari pasangan Malaysia Koo Kien Keat/Tan Boon Heong yang menjadi unggulan kedua dalam turnamen di Hyderabad, India, mulai 10-16 Agustus itu.
Memang, masih ada dua pasangan papan atas yang menjadi musuh bebuyutan Kido/Hendra, yakni ganda Korsel Lee Yong Dae/Jung Jae Sung. Ganda asal Negeri Ginseng itu berada di urutan keempat. Ganda peraih emas Olimpiade 2008 Beijing tersebut kandas di tangan pasangan Korsel itu pada Indonesia Terbuka 2009 Mei lalu.
Satu lagi ganda pria kuat, yakni Fu Haifeng/Cai Yun dari Tiongkok sebagai unggulan kelima. Posisi itu, diakui Kido, cukup menguntungkan. Maklum, pertemuan dengan Koo/Tan lebih banyak membuahkan kekalahan.
”Lawan kedua yang harus diwaspadai ya pasangan Korsel itu. Mereka on terus,” ujar Kido.
Namun, menghadapi Fu/Cai tetap menjadi persoalan bagi Kido yang pernah menjadi juara pada Kejuaraan Dunia 2007 itu. “Kami sudah tahu sama tahu, kekuatan kami juga rata-rata, waspada saja nanti,” imbuh Kido.
Semangat lain juga dibawa Kido. Dia ingin menambah gelar juara tahun ini. Maklum, bersama Hendra, dia baru menuai satu predikat kampiun, yakni dari Kejuaraan Asia 2009.
Keuntungan juga dituai Nova/Liliyana. Meski hanya sebagai unggulan kedua, posisi itu menjadi kesempatan untuk balas dendam hasil Olimpiade 2008 Beijing. Kebetulan, pasangan Korsel Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung yang menjadi lawannya di final multieven empat tahunan itu menjadi unggulan pertama (vem/diq)







