SONY DWI KUNCORO RESMI AKHIRI MASA LAJANG
Posted by valsus on July 24, 2009
VIVAnews – Pebulutangkis peringkat 6 dunia asal Surabaya, Sony Dwi Kuncoro, mengakhiri masa lajangnya, Jumat 24 Juli 2009. Anak kedua pasangan Sumaji dan Ismiati ini menyunting Gading Safitri.
Tepat pukul 08.35 WIB, atlet kelahiran 7 Juli 1984 itu dengan lancar mengucapkan ijab kabul. Sony menyerahkan mas kawin seperangkat alat shalat dan uang Rp 2.400.000 (bermakna tanggal 24 Juli) di rumah Subechan-Sulistyowati, orangtua Gading Safitri di kawasan Jalan Rungkut Asri Timur III/10, Surabaya.
Usai ijab kabul dilanjutkan prosesi pernikahan adat Jawa yakni Temu Manten yang dipandu Ibu Satiti dari kawasan Ketabangkali. Di antara prosesi itu adalah tukar kembang mayang, pasrah sanggan, sungkeman dan lainnya. Sedangkan acara resepsi digelar di Graha Samudra, Bumimoro, Sabtu 25 Juli 2009, mulai pukul 19.00.
Sony mulai kenal Gading di Kejuaraan Indonesia Terbuka di Surabaya 2002 silam. Selama itu pula mereka berpacaran jarak jauh, tetapi awet hingga keduanya naik ke pelaminan.
Sony terus meniti prestasi, sementara Gading terus menimba ilmu. Hingga acara akad nikah, Gading telah menyelesaikan pendidikannya di Pasca Sarjana Universitas Airlangga (Unair) dan menyandang gelar S-2.
Rencananya, Sony kembali ke Pelatnas pada 29 Juli 2009 setelah sejak 9 Juli 2009 berada di Surabaya untuk persiapan pernikahannya. Dia akan langsung membawa istrinya ke ibukota. Mereka akan menempati rumah yang sudah dipersiapkan Sony di kompleks Cipayung, Jabar.
“Maunya Mas Sony nantinya ingin punya empat anak. Sebagai istri, saya terserah Mas Sony saja. Yang jelas, terserah apa kata nanti saja lah,” jelas Gading Safitri, seraya tersenyum sambil melirik Sony.
Tunda Bulan Madu
Bagi Sony, dirinya dan sang istri belum berpikir untuk berbulan madu sesegera mungkin. Sebab, konsentrasinya saat ini adalah ke Kejuaraan Dunia 2009 di Hyderabad, India, 10-16 Agustus 2009 mendatang.
“Untuk sementara, istri saya tinggal di Jakarta. Nanti kalau keluar negeri lagi dia akan saya bawa sekalian bulan madu,” tutur Sony.
Sony menambahkan, karena menghadapi kejuaraan dunia itu maka dirinya belum berpikir segera punya anak terlebih dahulu. Dirinya memang berharap segera mempunyai momongan. Namun, tidak secepat itu.
Bagi Sumaji, ayah Sony, dengan telah menikahnya anak keduanya itu, maka tugasnya sebagai orang tua sudah lengkap. Sebab, Vivy Eko Lestari, kakak Sony, Agustus tahun lalu juga sudah menikah.
“Plong sudah tugas saya sebagai orang tua. “Kedua anak saya sudah menikah,” katanya.
Meski sudah izin dari Pelatnas Cipayung sejak 9 Juli lalu, toh Sony tidak melupakan kondisi fisik dan tekniknya. Pasalnya, dia terus berlatih di Suryanaga dan mengikuti program latihan yang diberikan ayahnya. Hingga Kamis, 23 Juli 2009, Sony tetap berlatih di bawah bimbingan Sumaji langsung.
“Kalau ada komentar miring soal fisik Sony, saya gak tahu sama sekali. Mungkin mereka tidak tahu kondisi sehari-hari Sony selama berada di Surabaya. Saya yakin fisik dan teknik Sony tidak terpengaruh,” ujarnya.
Menurut Sumaji, rencana perkawinan Sony dengan Gading Safitri telah direncanakan sejak lama. Baik terkait fisik dan teknik Sony, maupun kapan dia akan mengikuti kejuaraan. Jadi, perhitungannya sudah benar-benar matang.








Chabi said
Ya gagal ngincer sony deh..dah keduluan orang..mas sony bkan ya cari yang cakep