SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Tidak Ada Dominasi Daftar Unggulan Sirnas Jatim 2009

Posted by valsus on July 28, 2009

SURABAYA - Persaingan di kelompok dewasa Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Jatim 2009 diprediksi bakal panas. Itu tidak terlepas dari meratanya kekuatan para pebulu tangkis yang turun. Akibatnya, tidak ada satu pun klub yang mendominasi daftar unggulan (seeded) pada kelompok tersebut.

Di tunggal dewasa pria, Djarum Ku­dus, yang biasanya menempatkan lebih dari satu pebulu tangkisnya sebagai unggulan, hanya diwakili unggulan utama Bandar Sigit Pamungkas. Unggulan kedua menjadi milik mantan penghuni pelatnas Fauzi Adnan dari Jaya Raya Suryanaga (JRSN).

Budi Santoso (Mutiara Bandung) seharusnya menempati unggulan ketiga. Tapi, pebulu tangkis senior itu memilih mundur. Ida Bagus Ade Chandra (Tangkas Alfamart) akhirnya menggantikan posisi Budi. ”Budi terlalu capek setelah tampil di Sirnas Jateng di tiga nomor. Yakni, tunggal, ganda, dan ganda campuran,” papar Widjanarko Adimulya, ketua panitia Sirnas Jatim, kemarin (26/7).

Di tunggal dewasa wanita, dua pebulu tangkis Djarum, Febby Angguni dan Ana Rovita, diunggulkan di posisi 1-2. Unggulan ketiga menjadi milik Tike Arieda, pemain asal JRSN yang saat ini membela pelatnas pratama.

Memang, tidak banyak pebulu tangkis pelatnas yang masuk daftar unggulan di tunggal. Menurut Rony Agustinus, pelatih tunggal di pelatnas pratama, itu terjadi karena para pemainnya sebenarnya masih berada di usia taruna.

Namun, Ketua Umum PBSI Djoko Santoso meminta pebulu tangkis pratama diterjunkan di nomor dewasa dalam sirnas. Akibatnya, mereka belum memiliki poin sehingga belum masuk unggulan. ”Itu tidak masalah. Saya yakin, anak-anak bisa bersaing,” ujar Rony.

Di tunggal pria, Rony mengatakan, salah seorang pemainnya, Nandang Arif Saputro, diprediksi bisa menembus semifinal. Itu adalah ulangan prestasinya ketika mengikuti Sirnas Jateng di Tegal yang berakhir pada 25 Juli lalu.

Jika skenario tersebut terwujud, lawan yang menantinya adalah Fauzi Adnan. Pada Mei lalu, dia menjadi jawara di Piala Wali Kota Surabaya. Dia juga baru saja menjadi juara di Tegal. ”Setiap Sirnas, saya selalu menargetkan juara. Apalagi, ini di Surabaya yang tidak asing bagi saya,” ucap Fauzi.

Di tunggal wanita, wakil pelatnas Tike Arieda dan Ballatrix Manuputty diharapkan bisa bersaing dengan para pebulu tangkis Djarum. (nar/diq)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers