Astec Indonesia International Challenge 2009 : ENAM TUNGGAL PUTRI PELATNAS MELAJU
Posted by valsus on August 4, 2009
Jakarta, 4/8 (Antara/FINROLL News) – Dua tunggal putri pelatnas utama dan empat dari pelatnas pratama melaju ke babak kedua turnamen Astec Indonesia International Challenge 2009 setelah meraih kemenangan pertama mereka di Stadion tennis Indoor, Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa.
Aprilia Yuswandari yang mengalahkan pemain veteran Yuli Marfuah 21-18, 21-8 dan Linda Weni Fanetri yang menang mudah atas Haleh Hamedanchiazed dari Iran 21-8, 21-7, mewakili pelatnas utama ke babak 32 besar.
Aprilia selanjutnya menantang unggulan pertama Kaori Imabeppu dari Jepang sedang Linda bertemu Tee Jing Yi dari Malaysia.
“Saya akan berusaha bermain sebaik mungkin, karena ini pertemuan pertama dengan dia,” ujar Aprilia usai pertandingan.
Pebulutangkis yang sejak masuk pelatnas belum pernah meraih gelar juara itu berharap dapat memperbaiki hasil yang diraih sebelumnya. “Target pribadi ingin juara, tetapi paling tidak bisa lebih bagus dari kemarin,” kata Aprilia yang pekan lalu tumbang pada babak kedua Selandia Baru Terbuka.
Sementara Rizki Amelia Pradipta yang di Selandia Baru Terbuka kalah pada babak kualifikasi, mengulangi kegagalan yang sama saat tumbang di tangan pemain Jepang Yuka Kusunose 14-21, 13-21 pada pertandingan pertamanya.
Adapun empat pemain pelatnas pratama yang maju ke babak kedua turnamen berhadiah 15.000 dolar AS itu adalah Maziyah Nadhir, Siti Anida Lestari Qoryatin, Bellaetrix Manuputty, Tieke Arieda Ningrum.
Maziyah yang akrab disapa Ajeng bangkit dari kehilangan game pertama untuk mengalahkan unggulan keenam asal Jepang Shizuka Uchida 19-21, 21-9, 21-10 untuk selanjutnya bertemu pemain Indonesia lainnya Desni Nayoan.
Hal serupa dialami Siti Anida yang harus bermain tiga game untuk mengalahkan Yui Hashimoto 20-22, 21-16, 21-14. Ia selanjutnya bertemu mantan pemain pelatnas Rosaria Yusfin Pungkasari yang menjadi unggulan keempat dan mendapat bye pada babak pertama.
Berbeda dengan dua rekannya, Bellaetrix yang meraih gelar juara pada Sirkuit Nasional di Surabaya akhir pekan lalu, meraih kemenangan dua game langsung 21-14, 21-17 atas pemain Jepang lainnya Yuriko Miki, untuk bertemu pemain Thailand Chanida Julrattanamanee pada babak 32 besar.
Tike juga meraih kemenangan dua game langsung 21-13, 21-5 atas Lim Yee Theng dari Malaysia untuk selanjutnya menantang unggulan ketiga Maria Febe Kusumastuti.
“Hari ini penampilan tunggal putri masih lumayan, masih bisa menang, tetapi besok (babak 32 besar) sudah mulai berat lawan-lawannya, terutama Tike dan Dea (Siti Anida) yang bertemu pemain unggulan,” ujar pelatih tunggal pelatnas pratama, Rony Agustinus.
“Tetapi bertemu siapa pun mereka siap, karena mereka pasti punya target pribadi dan ingin menunjukkan hasil latihan yang mereka jalani selama tiga bulan,” tambahnya.
Rony mengatakan, dilihat dari beberapa turnamen –Kejuaraan Asia Junior, Sirkuit Nasional Tegal, Sirkuit Nasional Surabaya– yang mereka ikuti sejak menjalani latihan di Akademi Militer pada tiga bulan terakhir, penampilan para pemain mengalami peningkatan secara bertahap terutama mental bertandingnya.
“Waktu di Tegal tampak sekali masih demam panggung, tetapi sekarang mereka sudah tampak menikmati pertandingan,” katanya.







