Marleve Jadi Koordinator Tunggal Putra
Posted by valsus on August 4, 2009
JAKARTA – Nomor tunggal putra Indonesia akan semakin mantap menjelang kejuaraan dunia bulu tangkis di Hyderabad, India, 10-16 Agustus mendatang. Apalagi, terdapat dua pelatih sekaligus yang akan menangani Sony Dwi Kuncoro dkk.
Selain Davis Efraim yang ditunjuk menggantikan sosok Hendrawan, PB PBSI juga mengharapkan peran Marleve Mainaky untuk bekerjasama dengan Davis menukangi Sony dkk. Otoritas bulu tangkis Tanah Air itu optimistis keduanya akan memberikan dampak positif bagi kekuatan sektor tunggal putra Indonesia.
Menurut Marleve, dirinya dipercaya PBSI untuk menjadi koordinator. Dia hanya mengawasi jalannya pelatihan Sony dkk sekaligus dapat memberikan masukan jika ada hal yang perlu diperbaiki.
Namun, pelatih yang juga menangani tunggal putri ini tak bisa terlalu jauh mencampuri program Davis yang telah berjalan. “Saya hanya mengawasi saja. Jika ada yang kurang, kami berdiskusi memperbaiki kekurangan tersebut,” kata Marleve, Senin (3/8/2009).
Dia pun tak melihat ada masalah serius semenjak dipercaya PBSI, Kamis (30/7/2009). Sebab, dua pemain tunggal putra yang akan mewakili Indonesia, yakni Sony dan Simon Santoso, dinilainya sudah kompetitif untuk menjalani persaingan di turnamen prestisius tersebut.
“Saya pastinya lebih menekankan faktor mental, tapi hal itu sepertinya tak perlu dilakukan kepada mereka. Sebab, mereka merupakan pemain yang telah teruji untuk bersaing di turnamen seperti itu,” ungkapnya.
Marleve hanya memberikan tambahan motivasi agar keduanya lebih fight menjalani laga di setiap pertandingannya. Mereka membutuhkan dukungan itu karena keduanya akan menghadapi tekanan dari pemain top dunia yang akan meramaikan turnamen tersebut.
Soal persiapan tunggal putri, pelatih ramah itu sudah tak mengalami masalah meski masih intensif menjalani pelatihan fisik dan teknik. Dia berharap kedua anak asuhnya, Maria Kristin Yulianti dan Adrianti Firdasari lebih tune in jelang keberangkatan ke India, Jumat (7/8/2009).
“Saya memang membutuhkan mereka tampil lebih prima, terutama konsentrasi keduanya meski di laga pembuka belum bertemu lawan unggulan. Yang penting, mereka kali ini lebih siap untuk memberikan hasil terbaik,” cetus Marleve.
Sementara Kasubbid Pelatnas Cipayung Christian Hadinata masih menyimpan tanda tanya perihal peran Marleve di tunggal putra. Dia justru memberi sinyal menunggu komando dari Kabid Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PBSI mengenai hal tersebut. “Hal ini masih wacana dan perlu dibicarakan lebih mendalam kepada Binpres,” kata Christian.
(Edi Yulianto/Koran SI/zwr)







