Piala BHM : Menghargai Veteran
Posted by valsus on August 12, 2009
Banyak cara dilakukan untuk menghargai para legenda bulu tangkis. Tak hanya dengan memberikan penghargaan, tapi bisa juga dengan melayani mereka dengan maksimal. Hal ini terjadi pada kejuaraan veteran Bumi Hasta Mukti (BHM) Cup, yang digelar di Grand Pluit Hall, Pluit, Jakarta, 7-9 Agustus.
Para mantan pemain seperti Bambang Suprianto, Hermawan Susanto, Fung Permadi, Hendry Saputra, Kurniahu, Bobby Ertanto, Simbarsono, Suganyanto, hingga Juang Jayadi mendapat perlakuan istimewa. Mereka bertanding di gedung bulu tangkis baru yang nyaman dengan pendingin udara dan penerangan yang cukup serta berlantai kayu yang dilapisi karpet layaknya perhelatan internasional.
Para penonton dimanjakan dengan disediakan CCTV yang menayangkan pertandingan di dalam gedung sambil menyantap makan di luar gedung. “Tujuan kami menggelar kejuaraan ini memang untuk memanjakan para legenda ini. Sebagai bekas pemain yang telah mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional, mereka pantas dihargai,” tutur Toni Antonius, penggagas kejuaraan.
Turnamen khusus ganda dengan penjumlahan umur kedua pemain minimal 90 tahun ini berhadiah total Rp 35 juta. Sistem skor yang dipakai adalah poin 21 dengan menggunakan servis orang kedua seperti sistem lama.
“Kita senang ada kejuaraan kelas veteran seperti ini. Paling tidak kita masih diberi kesempatan berkumpul dan bertanding,” sebut Hermawan, peraih perunggu Olimpiade Barcelona 1992.
Pasangan Epi/Usman (Luvase Jakarta) menjadi juara setelah menang atas Bobby Ertanto/Simbarsono 21-17.
“Kami akan menggelar kejuaraan serupa November nanti. Ini sekaligus menandai ulang tahun pertama klub Bumi Hasta Mukti. Kami juga akan undang para pemain pelatnas biar makin semarak,” tegas Toni. (erly)







