Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2009 : Ujian Berat bagi Indonesia !
Posted by valsus on August 13, 2009
HYDERABAD, KOMPAS.com – Sebagian besar pemain Indonesia tak terlalu mendapat kesulitan untuk maju ke babak ketiga Kejuaraan Dunia bulu tangkis 2009 di Hyderabad, India. Hanya Adrianti Firdasari di sektor tunggal putri serta ganda putra Mohammad Ahsan/Bona Septano yang terjegal di babak kedua.
Pada pertandingan di Gachibowli Indoor Stadium, Rabu (12/8), dua wakil Indonesia itu ditaklukkan oleh pemain China. Ahsan/Bona yang merupakan unggulan ketujuh ini ditaklukkan oleh Guo Zhendong/Xu Chen dalam pertarungan tiga set, sedangkan Firdasari tak berdaya meruntuhkan ketangguhan pemain unggulan ketujuh, Lu Lan, karena kalah straight set.
Namun para pemain lain bisa meraih kemenangan dengan cukup mudah. Taufik Hidayat, Sony Dwi Kuncoro dan Maria Kristin Yulianti tak mendapat hambatan untuk maju ke babak 16 besar, karena mereka semua menang straight set dalam waktu kurang dari 30 menit. Begitupun dengan ganda putra yang melakukan debutnya di Kejuaraan Dunia ini, Yonathan Suryatam Dasuki/Rian Sukmawan.
Hanya tunggal putra Simon Santoso (unggulan 13) dan dua ganda putri, Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii (13) serta Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari (10) yang dipaksa bermain ekstra keras. Mereka harus berjuang selama tiga set untuk lolos.
Kini, para pemain tersebut plus dua ganda campuran, Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita (16) dan Nova Widianto/Liliyana Natsir (2) telah menjejakkan kakinya di babak perdelapan final. Bagaimana peluang mereka dalam pertarungan yang akan berlangsung Kamis (13/8) ini?
Tak seperti pada dua laga di babak-babak sebelumnya, kali ini para pemain Indonesia bakal menghadapi rintangan yang berat. Pasalnya, calon lawan mereka memiliki potensi untuk jadi penjegal.
Hal ini diakui oleh Taufik yang akan menghadapi unggulan kesembilan asal Taiwan, Yu Hsing Hsieh. “Hari ini tidak jauh beda dengan kemarin, meskipun sudah mulai agak berat lawannya. Tapi memasuki babak ketiga, saya tidak bisa main-main lagi dan harus fight sejak awal,” kata Taufik yang merupakan mantan juara dunia 2005.
Sony pun demikian, karena unggulan keenam ini bertemu pemain India Chetan Anand. Memang, Chetan “hanya” menjadi unggulan 15. Tetapi dukungan suporter akan membuat peluang menangnya lebih besar, apalagi dalam pertemuan terakhir tahun lalu dia mampu mengalahkan Sony.
Hanya Simon yang menghadapi lawan yang cukup mudah dan difavoritkan untuk menang, karena unggulan ke-13 ini bertemu pemain Jepang Kenichi Tago. Demikian juga dengan ganda campuran yang merupakan unggulan kedua, Nova/Liliyana. Pasangan juara bertahan ini bertemu pemain Malaysia, Koo Kien Keat/Ng Hui Lin.
Sementara itu di sektor tunggal dan ganda putri, Indonesia akan menghadapi lawan yang sangat berat.
Maria Kristin yang di dua pertandingan sebelumnya tak terlalu memeras banyak keringat, dipastikan harus berjuang ekstra keras untuk bisa maju ke perempat final karena bertemu pemain Perancis, Pi Hongyan. Meskipun sudah berusia 30 tahun, tetapi Pi yang merupakan unggulan ke-8 ini kerab menyulitkan Maria (unggulan 15).
Sedangkan di nomor ganda putri, dua pasangan Indonesia Nitya/Greysia dan Shendy/Meiliana harus menghadapi lawan-lawan mereka dari China. Nitya/Greysia bertemu unggulan kelima Du Jing/Yu Yang, dan Shendy/Meiliana melawan unggulan keenam Ma Jin/Wang Xiaoli.
Ini menjadi sebuah ujian yang sangat besar karena ganda putri China tersebut terkenal sangat tangguh. Apalagi, mereka juga memiliki tradisi juara di berbagai turnamen.
Jadwal Kamis
- Tunggal putra
(9) Yu Hsing Hsieh (Taiwan) vs (4) Taufik Hidayat
(13) Simon Santoso vs Kenichi Tago (Jepang)
(6) Sony Dwi Kuncoro vs (15) Chetan Anand (India)
- Tunggal putri
(8) Pi Hongyan (Perancis) vs (15) Maria Kristin Yulianti
- Ganda putra
(8) Abdul Latif Mohd Zakry/Mohd Tazari Mohd Fairuzizuan (Malaysia) vs (11) Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan
- Ganda putri
(5) Du Jing/Yu Yang (China) vs (13) Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii
(10) Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari vs (6) Ma Jin/Wang Xiaoli
- Ganda campuran
(7) Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl (Denmark) vs (16) Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita
Koo Kien Keat/Ng Hui Lin (Malaysia) vs (2) Nova Widianto/Liliyana Natsir







