Sirkuit Nasional Bulutangkis Bali-NTB-NTT Open 2009 : Maziyyah Cedera Lutut, Elfira Lolos ke Semifinal
Posted by valsus on August 14, 2009
CINTA OLAHRAGA INDONESIA – KLUNGKUNG – Pebulutangkis putri pelatnas Pratama Maziyyah Nadhir gagal melaju ke semifinal, setelah mengalami cedera lutut kanannya di babak perempat final di ajang Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Bali-NTB-NTT Open 2009.
Unggul di set pertama, 21-16 dan memimpin 20-16 di set kedua, Maziyyah tidak bias melanjutkan pertandingan yang digelar di GOR Sweca Pura Klungkung, Bali, Jumat (14/8).
Saat memimpin 20-16, lawannya Maria Elfira Kristina dari Djarum melepaskan bola lob, ia membalas dengan bola lob. Kemudian Maziyyah berlari ke depan karena mengira Elfira akan mengembalikan dengan bola drop shot. Ternyata bola diarahkan Elfira ke belakang, ia pun tergopoh-gopoh ke belakang dan terjatuh.
Pertandingan terhenti beberapa menit. Mazziyah mendapat perawatan medis dan membebat lutut kanannya untuk menahan nyeri.
Pertandingan dilanjutkan, sayang Maziyyah tidak mampu mengontrol pukulannya. Bolanya lebih banyak keluar lapangan. Elfira saru demi satu mendulang angka hingga akhirnya mampu menyamakan kedudukan.
Pada posisi 20-20, Maziyyah mengembalikan bola tidak sempurna dan menyangkut di net, berbarenan dengan ia ambruk ke lantai lapangan. Tim medis kembali mendatanginya, dan kali ia tidak mampu bangun lagi.
Air matanya mengalir menahan tangis, dan sesekali menyesali kegagalannya. Wakil Ketua PB PBSI IGM Oka bersama Ketua Bidang Pertandingan PBSI Mimi Irawan mendatangi Maziyyah. Suasana begitu haru, karena tim pelatih Pelatnas Pratama yang membantu mengatasi cederanya berupaya menenangkan agar Maziyyah tidak memikirkan pertandingan. Dan, hanya berkonsentrasi mengatasi rasa sakit.
”Kamu sudah bermain luar biasa. Unggul game pertama dan unggul game kedua,” kata Oka sambil meraih handuk kecil dari dalam tas kemudian menyapu air mata yang juga mulai jatuh dari matanya.
Karena terlalu lama tidak dapat melanjutkan pertandingan dalam kedudukan 20-20 di game kedua, wasit I Made Winarta SE akhirnya menyatakan kemenangan menjadi milik Elfira. Selanjutnya di semifinal Elfira, unggulan kedua, akan berhadapan dengan rekannya di Djarum Kudus Ana Rovita yang menempati unggulan ketiga. Ana menang WO atas unggulan keenam Putri Mutia Restu F dari Pelatnas Pratama.
”Saya siap melawan Ana,” kata Elfira. Ia menjelaskan, pada pertandingan melawan Maziyyah, kurang mampu mengembangkan permainan. Penyebabnya, Maziyyah menekan dengan permainan agresif sehingga ia lebih banyak bertahan.
”Saya senang sekali karena sudah mau kalah, dia yang punya kesempatan tapi akhirnya dia cedera dan akhirnya saya yang masuk ke semifinal. Kans untuk juara saya kira terbuka, hanya memang saya harus lebih cepat bereaksi dan lebih agresif,” kata Elfira. (sihc/sic)







