SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Beri Kepercayaan Junior

Posted by valsus on September 1, 2009

JAKARTA – PB PBSI sudah seharusnya berani memberikan kepercayaan kepada pemain muda untuk tampil di level internasional. Sebab, mereka membutuhkan pengalaman bertanding itu untuk bersaing dengan para junior negara lain yang sebelumnya telah diberikan kepercayaan bertanding.

Selain itu, pengalaman bertanding pemain muda Indonesia dibutuhkan untuk mengatasi jarak kualitas dengan para senior yang terbilang jomplang. Jadi, sudah tak ada alasan lagi bagi PBSI lebih memprioritaskan pemain senior untuk meraih prestasi semata. Apalagi, prestasi senior Indonesia dikatakan minim prestasi tahun ini.

Regenerasi tentunya menjadi langkah alternatif paling mujarab mengatasi masalah tersebut. Langkah awalnya tentu saja melalui pemberian kesempatan kepada junior menggali ilmunya di beberapa kejuaraan internasional.

Jika hal itu tak dilakoni, pembinaan meningkatkan regenerasi pemain muda Indonesia kemungkinan akan tersendat. Apalagi, Indonesia sudah tertinggal jauh dari negara lain yang sebelumnya telah memberikan peluang penuh kepada junior untuk tampil di beberapa kejuaraan.

China misalnya, Negeri Tiongkok itu seakan tak pernah habis menghasilkan produk baru berkualitas meski seniornya masih mumpuni bersaing. Mereka tentunya memiliki strategi sebelumnya, terutama berani mengirimkan juniornya jauh-jauh hari mengikuti kejuaraan meski mereka sadar tak akan meraih hasil maksimal dalam tempo singkat.

Strategi mereka mengirimkan pemain junior baru dirasakan seperti meraih tiga gelar di kejuaraan Makau. Di tunggal putri contohnya, pemain muda Wang Yihan membuktikan sanggup membayar kesempatan yang diberikan kepadanya dengan merebut gelar usai mengalahkan kompatriotnya Jiang Yanjiao 16-21, 22-20, 21-12.

Karena itu, sudah sewajarnya jika pihaknya memberikan kesempatan kepada junior meski dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan belum dapat memetik hasil yang diharapkan.

Legenda Bulu Tangkis Indonesia Rudy Hartono juga sependapat bahwa regenerasi pemain sangat diperlukan. Sebab, peran mereka yang di kemudian hari akan menggantikan senior mereka kelak.

“Saya berharap program pembinaan di pelatnas akan semakin menitikberatkan kepada junior. Sebab, sudah tak mungkin lagi selalu mengandalkan senior meski mereka juga tak boleh dilupakan,” ungkapnya. (Edi Yulianto/Koran SI/zwr)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers