SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Pengprov PBSI Lampung Harus Diubah Total

Posted by valsus on September 1, 2009

BANDAR LAMPUNG (Lampost): Tidak adanya pembinaan berjenjang sekaligus terhentinya program kerja akan menjadi landasan perubahan total kepengurusan Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Lampung. Wacana perubahan itu akan disampaikan sejumlah pengurus dalam Musprov Pengprov PBSI Lampung yang akan digelar Oktober mendatang.

Dewan Pembina Pengkab PBSI Tanggamus Supeno mengungkapkan kesalahan mendasar tidak berjalan program kerja disebabkan tidak adanya keharmonisan dan komunikasi antarpengurus. “Kalau mau dievaluasi, mungkin persoalan ini karena keharmonisan dan komunikasi antarpengurus yang tak terjaga. Akhirnya pengprov pun tak dapat mengakomodasi harapan pengkot maupun pengkab,” ujar Supeno, Minggu (30-8).

Hingga kini Pengprov PBSI Lampung tidak menjalankan program yang menyentuh pembinaan. Di sisi lain klub-klub berkembang pesat dan berjalan dengan beragam kegiatan. “Soal prestasi, kita tak punya program. Jangankan PON, di Porwil saja kita tidak bisa berbicara banyak. Ini kan aneh, ada apa sebenarnya. Bagusnya, pengrov juga harus mengevaluasi diri.”

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Umum PBSI Kota Bandar Lampung Bambang Joko yang menyetujui adanya perubahan di tubuh kepengurusan Pengprov PBSI Lampung. Menurut dia, perubahan harus diawali dengan komitmen dari pengurus terutama ketua umum. “Minimal ketua umum ke depan harus mampu dalam berbagai hal, tidak hanya dari sisi finansial. Tapi dalam pembuatan ataupun menjalankan program pembinaan harus merangkul seluruh pengurus kabupaten maupun kota.”

Bambang juga berharap kepengurusan ke depan memiliki program yang dapat memajukan prestasi Lampung. “Ketua umum ke depan minimal punya posisi tawar dan programnya dapat diterima. Objektif dalam menerima saran dan terpenting komitmennya,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi mengenai kesiapan menduduki posisi ketua umum baik Supeno maupun Bambang menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme musprov. “Untuk saat ini saya tidak mau bicara soal itu dulu. Yang terpenting, ke depan PBSI Lampung jauh lebih baik dari saat ini,” kata Bambang. Sementara, Tadjuddin Nur, yang kini masih menjabat sebagai Ketua Umum PBSI Lampung menyadari program pengrov termasuk di pengkab/pengkot tidak berjalan. “Kejurda ada karena ada kejurkab/kejurkot. Saya sudah instruksikan kepada masing-masing pengkab/pengkot, tapi tidak ada realisasinya,” kata Tadjudin.

Ia pun belum dapat memastikan apakah akan tetap maju dalam bursa ketua umum periode 2009-2013. “Kalau ngak ada yang maju, ya bisa jadi saya nyalon lagi,” Kata pria yang juga menjabat Wakil Sekretaris Umum KONI Lampung itu. n CR-3/O-1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers