SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Regenerasi Jadi Prioritas

Posted by valsus on September 1, 2009

KEGAGALAN Indonesia memetik gelar tahun ini semakin mengkhawatirkan. Setelah gagal meraih satu gelar pun dari Makau Gold Grand Prix 2009, Merah Putih kembali pulang ke Tanah Air dengan tangan kosong dari Taiwan Gold Grand Prix 2009.

Pebulu tangkis Indonesia sebenarnya bukan hanya gagal di dua turnamen tersebut, tapi sudah hampir setahun ini Indonesia kerap dipecundangi oleh negara lain soal prestasi merebut gelar.

Indonesia memang sempat mengantongi gelar tahun ini melalui ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir di Malaysia Super Series 2009. Mereka menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang meraih gelar setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan Lee Yong-dae/Lee Hyo-jung 21-14, 21-19.

Namun, setelah itu, pebulu tangkis Indonesia sudah mulai puasa gelar mulai dari Korea Super Series. Di turnamen super series kedua itu, Indonesia kembali pulang dengan tangan hampa. Disusul ketika mengikuti All England dimana Indonesia kembali terpuruk gagal meraih gelar.

Indonesia juga terpuruk di Swiss Super Series, turnamen lanjutan keempat itu didominasi China yang meraih tiga gelar. Sedangkan Malaysia menggondol dua gelar tanpa menyisakan satu gelar pun untuk Indonesia.

Turnamen lanjutan super series di Singapura tak berbeda jauh. Indonesia kembali terpuruk meski sempat memiliki harapan dari ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan. Sayang, pasangan terbaik 1 BWF itu harus mengakui keunggulan pasangan Inggris Anthony Clark/Nathan Robertson di final.

Demikian pula di Indonesia Super Series, Indonesia gagal mempersembahkan gelar setelah Taufik Hidayat sebagai satu-satunya wakil Merah Putih di final takluk di tangan tunggal putra Malaysia Lee Chong Wei. Beruntung, Taufik membayarnya setelah menjuarai India Gold Grand Prix 2009 dan Amerika Serikat (AS) Grand Prix 2009.

Dari enam turnamen super series yang telah dilalui Indonesia itu, tercatat hanya sekali Merah Putih mengatrol juara melalui Nova/Lilyana. Kondisi itu jelas memprihatinkan, apalagi Indonesia juga tak berkutik di turnamen beregu seperti Piala Sudirman dan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis tahun ini. Beruntung, pasangan Markis/Hendra sempat meraih gelar di Kejuaraan Asia.

Kasubbid Pelatnas Cipayung Christian Hadinata menjelaskan, prestasi itu membutuhkan proses. Tidak mudah menciptakan atlet berkualitas tanpa adanya program jangka panjang dan dukungan pendanaan yang kuat.

Dia merasa PB PBSI harus berani membuat gebrakan untuk meningkatkan prestasi bulu tangkis Indonesia, terutama mengirimkan pemain junior meski sudah tertinggal dari negara lain. Dia berharap program itu akan menjadikan bulu tangkis Indonesia akan bangkit ke depannya.

Dia memberi contoh, pasangan Wifqi Windarto/Afiat Yuris Irawan hanya mencapai semifinalis Makau Gold Grand Prix setelah ditaklukkan pasangan Malaysia Choong Tan Fook/Lee Wan Wah, namun dia optimistis mentalitas pasangan ini akan semakin kuat karena mendapatkan kesempatan bertanding dengan unggulan seperti itu.

Dia pun berharap PBSI jangan lagi mementingkan imej organisasi semata, terutama mengirimkan pemain senior untuk meraih gelar sebanyak-banyaknya. Mereka juga harus memikirkan pembinaan junior. “Biasanya, keberhasilan organisasi itu dinilai dari sebuah prestasi. Jadi, mereka mengirim banyak pemain senior dengan harapan meraih gelar. Namun, patut diingat bahwa pemain senior kita itu sudah sedikit,” ungkapnya.

Christian pun berharap keterpurukan sejauh ini jangan disesali sepenuhnya, tapi otoritas bulu tangkis Indonesia itu seharusnya mulai jeli melihat situasi itu. Mereka harus berani melakukan terobosan, terutama mulai berani mengirimkan atlet pelapisnya mengikuti kejuaraan bulu tangkis internasional ke depannya.
(Edi Yulianto/Koran SI/zwr)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers