Pemain Pelapis kita Baru Kategori Cukup
Posted by valsus on September 2, 2009
PBSI berusaha untuk tak melupakan pengiriman pemain pelapis ke turnamen di luar negeri. Hal ini diyakini menjadi salah satu cara yang perlu dilakukan untuk memperkecil gap kualitas pemain utama dan pemain cadangan.
Sejauh ini, hasil yang dicapai para pemain pelapis ini belum terlalu menggembirakan. Tercatat, baru ganda putri Anneke Feinya/Annisa Wahyuni dan ganda campuran Fran Kurniawan/Pia Zebadiah yang menjadi juara di GP Selandia Baru.
Di beberapa turnamen, Makau Gold Grand Prix dan Taiwan GGP, beberapa pemain bertumbangan di babak awal. Pemain tunggal putri bahkan mentok di kualifikasi atau babak pertama saja. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kegagalan mereka melangkah jauh.
“Pemain yang kelasnya super series sering juga turun di turnamen GP atau GP Gold. Pemain pelapis kita tentu bukan tandingan mereka,” tutur Christian Hadinata, Kasubid Pelatnas.
Meski ada beberapa pemain yang penampilannya cukup bagus, hal itu belum bisa dijadikan patokan pasti perkembangan mereka.
“Mereka belum teruji betul. Pemain harus bisa membuktikan diri bisa tampil bagus tidak hanya di satu turnamen saja,” ujar Christian.
Salah satu contoh adalah ganda putra Afiat Yuris/Wifqi Windarto, yang menembus final Makau GGP tapi tersingkir di babak pertama Taiwan GGP.
“Mereka baru di kategori cukup. Belum sampai lumayan. Kita memang patut berharap mereka bisa jadi tumpuan di masa depan. Tapi, mereka perlu membuktikan lagi prestasinya tidak hanya dadakan saja,” kata Sigit Pamungkas, pelatih ganda putra. (win)








HAIRUZZAMAN said
aku terigin mnjadi pelapis bdminton negara..tetapi aku xtaw harus aku lalukan utk mnyertaiya…sesipa bleh mnerima ya…