SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Waspadai Kebangkitan India

Posted by valsus on September 2, 2009

INDIA memang bukan kekuatan tradisional di bulu tangkis. Tapi, pada setiap era, negeri asal Mahatma Gandhi itu selalu melahirkan seorang bintang bulu tangkis. Di era 1970-1980, ada Prakash Padukone. Pada era 1990-an sampai awal 2000-an, me­reka punya Pullela Gopichand. Keduanya berhasil menyumbangkan gelar All England di sektor tunggal pria bagi negaranya.

Pada era ini, tanda-tandanya India akan melahirkan pebulu tangkis hebat lagi. Kewaspadaan itu disampaikan oleh Kasubid Pelatnas PB PBSI Chris­tian Hadinata. ”India memang perlu diwaspadai. Me­reka punya potensi untuk membuat kejutan,” ujar­nya, kemarin (1/9). ”Tapi, butuh konsistensi ber­prestasi sebelum mereka masuk di peta kekuatan utama bulu tangkis dunia,” tambahnya.

Saat ini, India sanggup menempatkan sejumlah pemainnya di jajaran atas peringkat BWF (federasi bulu tangkis dunia). Di antaranya, tunggal pria Anand Chetan yang berada di urutan ke-14 serta tunggal wanita Saina Nehwal di urutan ketujuh. Di ganda campuran, Diju Valiyaveetil/Jwala Gutta juga menembus urutan ketujuh.

Di antara mereka, yang paling fenomenal adalah Saina Nehwal. Pemain yang baru 19 tahun itu sanggup menjuarai Indonesia Super Series 2009. Di final, dia mengalahkan pemain Tiongkok Wang Lin.

Duet Diju Valiyaveetil/Jwala Gutta beberapa hari la­lu juga berhasil meraih gelar juara di Taiwan Gold Grand Prix. Di final mereka mengalahkan pasangan non­pelatnas Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa.

Melejitnya prestasi India itu tidak lepas dari sema­kin populernya bulu tangkis di mata rakyat negara tersebut. ”Saya senang. Sekarang anak-anak muda semakin menyukai bulu tangkis. Itu membuat kami lebih mudah untuk menemukan bakat-bakat baru,” urai Gopichand kepada Jawa Pos bersamaan dengan rangkaian Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009 di Hyderabad, India, bulan lalu.

Pembinaan bulu tangkis di sana dipusatkan di dua kota. Yaitu, di Hyderabad dan Bangalore. Di Hyderabad, para pemain pelatnas India berlatih di akademi badminton milik Gopichand. Di Bangalore mereka berlatih di akademi bulu tangkis milik Prakash Padukone.

”Bakat bulu tangkis di India memang tidak sebanding dengan di Indonesia. Tapi, atlet India ra­ta-rata begitu mematuhi pelatihnya. Selain itu, me­reka mau kerja keras untuk meningkatkan kemampuan,” papar Atik Jauhari, pelatih kepala di pelatnas India, yang juga mantan pelatih di pelatnas Cipayung. (nar/ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers