Perkembangan Pelatnas : Kualitas, Bukan Kuantitas (?)
Posted by valsus on September 4, 2009
Penampilan pemain ganda putra di Kejuaraan Dunia, Hyderabad, membuat pelatih Sigit Pamungkas menerapkan metode latihan yang lebih spartan. Bona Septano/M. Ahsan dan Rian Sukmawan/Yonatan dinilai belum cukup untuk bersaing di pentas elite ganda putra dunia.
“Sekarang Sabtu juga harus latihan. Libur cuma Minggu,” kata Bona.
“Tangan saya sampai pecah-pecah. Latihan kecepatan. Harus memukul kok ke arah tembok,” ujar Afiat Yuris, sambil menunjukkan telapak tangannya yang kulitnya terkelupas.
Selain latihan teknik, pemain masih juga digenjot latihan fisik berupa lari. Ini masih ditambah latihan beban di ruang fitness.
“Teknik dan mental sudah cukup. Tapi, karena fisik mereka masih kurang, otomatis dalam pertandingan teknik dan mental mereka terbawa jadi ikut berkurang,” ujar Sigit.
Selain latihan, Sigit juga berencana untuk hanya menurunkan pemain asuhannya yang kondisinya betul-betul siap.
“Saya minta supaya mereka jangan hanya fokus mengejar poin dan peringkat dengan ikut banyak turnamen. Lebih baik ikut sedikit turnamen tapi hasilnya bagus dan maksimal. Yang penting kualitas, bukan kuantitas,” kata Sigit.
Turnamen paling dekat yang akan dijalani adalah Jepang Super Series (22-27 September). Pada ajang ini, kemungkinan besar pasangan terkuat Indonesia, Markis Kido/Hendra Setiawan, sudah bisa turun lagi.
Sempat muncul kekhawatiran jika peringkat melorot akan berpengaruh pada nilai kontrak pemain. Namun, menurut Kabid Binpres PBSI, Lius Pongoh, besarnya jumlah kontrak tak melulu diberikan berdasar peringkat.
“Prestasi juga akan dijadikan acuan. Untuk apa peringkat bagus kalau tak pernah juara?” ujar Lius.
Rencana ke Magelang
Sementara itu, Ketua Umum PBSI, Djoko Santoso, memiliki rencana untuk mengirim pemain pelatnas utama berlatih ke kompleks Akmil, Magelang, seperti yang saat ini sedang dilakukan oleh atlet pelatnas pratama.
“Ini masih rencana yang masih dibicarakan oleh pengurus. Soal waktu juga belum dipastikan berapa lama. Saya harus bicarakan lagi dengan pelatih dan pemain,” tutur Lius.
Belum juga diputuskan apakah seluruh pemain yang akan diberangkatkan untuk mencicipi suasana latihan di Magelang.
“Yang jelas kalau sebagai pemain, saya siap saja untuk latihan di mana pun,” sebut Rian. (win)







