Menunggu Hasil Inovasi
Posted by valsus on September 20, 2009
Sebuah kerangka besi yang memayungi salah satu lapangan menjadi pemandangan anyar di Pelatnas Cipayung. Pada saat latihan rutin, sejumlah pebulu tangkis nomor ganda campuran bermain di bawah kerangka besi yang ditutup jaring di bagian atas.
Kerangka besi tempat berlatih pemain ganda campuran, memaksa pola bola datar. (Foto: Erly Bahtiar/BOLA)
Inovasi latihan ini dilakukan pelatih Richard Mainaky. Di tengah persaingan ketat bulu tangkis saat ini, Richard merasa pasukannya harus punya bekal khusus.
Pemain yang berlatih di bawah kerangka besi ini dipaksa untuk bermain dengan pola bola datar. Kok yang diangkat terlalu tinggi bakal mengenai jaring atas.
Hal ini berguna untuk meredam lawan yang memiliki smes keras. Selain itu, pola ini berguna untuk menghadapi pemain putri yang piawai bermain dengan netting tipis atau intersep cepat.
“Hampir semua lawan punya kualitas yang sama. Latihan ini membuat pasangan kita memiliki pilihan strategi yang berbeda,” sebut Richard.
Variasi ini dinilai cocok dengan gaya main sebagian besar pemain pelatnas. “Selama ini kami memang mengandalkan permainan cepat dan bola mendatar,” ucap Fran Kurniawan, pasangan Pia Zebadiah.
“Kalau tidak biasa memang sulit. Bola naik akan mentok ke jaring, tapi jika diterapkan di pertandingan akan terasa manfaatnya,” sebut M. Rijal, partner Debby Susanto.
Sementara itu, pasangan yang sempat dipisahkan, Nova Widianto/Lilyana Natsir, setelah Kejuaraaan Dunia, Hyderabad, Agustus, akan kembali bersama. Butet, sapaan Lilyana, sempat bermain dengan Rijal pada turnamen Gold Grand Prix Taiwan, Agustus.
Mereka dipisahkan untuk memberikan masa persiapan yang lebih panjang buat Nova. Selain itu, Butet sedang dijajal untuk dicarikan partner baru sebagai antisipasi jika Nova pensiun. Namun, saat ini pada level super series tenaga Nova masih tetap diandalkan.
Pada Super Series Jepang, Nova bakal kembali turun dengan Butet. Peluang mereka untuk melaju cukup terbuka, minimal hingga perempat final.
“Saya tidak hanya merasa lebih fresh karena tak ikut satu turnamen. Saya juga merasa lebih siap karena masa persiapan yang lebih panjang. Soal undian, peluang cukup terbuka. Lawan kami juga pemain yang itu-itu saja,” sebut Nova (32).
Nova/Butet akan ditemani Devin Lahardi/Lita Nurlita di Jepang.Seperti apa hasil yang diraih Nova cs. setelah inovasi latihan yang diberikan? Menarik untuk ditunggu. (win)







