Jepang Terbuka Super Series 2009 : Peluang Menang Kian Terang
Posted by valsus on September 22, 2009
SURABAYA - Tak salah jika Indonesia membidik target mengakhiri paceklik gelar dari arena Jepang Terbuka Super Series 2009. Tim Merah Putih bakal diuntungkan oleh absennya para pemain top. Terutama pada nomor tunggal pria, ganda pria, dan ganda campuran.
Tahun ini, Indonesia baru meraih satu gelar bergengsi tersebut. Itu diperoleh ganda campuran di arena Malaysia Super Series awal tahun lalu.
Pada Jepang Terbuka yang berlangsung mulai hari ini (22/9) sampai sepekan ke depan, beberapa pemain Tiongkok dan Korsel mengundurkan diri. Pasangan ganda pria terbaik Tiongkok Cai Yun/Fu Haifeng memastikan tak akan ikut dalam ajang yang diselenggarakan di Tokyo Metropolitan Gymnasium itu. Hal tersebut menyusul kepastian absen yang diungkapkan Lin Dan dan Xie Xingfang.
Selain itu, masih ada sejumlah pemain tunggal wanita Tiongkok yang absen. Yaitu, Lu Lan dan tunggal wanita belia Tiongkok Wang Shixian yang baru saja menorehkan kejutan dengan menjuarai Tiongkok Masters Super Series 2009. Dia berkonsentrasi untuk mengikuti China National Games.
Sedangkan di ganda campuran, unggulan utama dari Korsel Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung tidak akan tampil. Ganda pria Korsel yang juga diperkuat Lee Yong Dae bersama Jung Jae Sung pun bakal absen.
Absennya sederet pemain top itu membuat peluang para pebulu tangkis Indonesia kian besar. Selain karena kondisi yang lebih fresh, mereka absen di Tiongkok Masters Super Series 2009. Nama-nama tersebut selama ini memang menjadi sandungan bagi para pemain Indonesia di sejumlah kejuaraan.
Di tunggal pria, Sony Dwi Kuncoro bakal lebih ringan mempertahankan gelarnya di even itu. Pesaing yang tersisa di atas kertas bisa dikalahkan pemain asal Surabaya tersebut. Sebut saja Lee Chong Wei (Malaysia), Peter Hoeg Gade (Denmark), dan Chen Jin (Tiongkok). Demikian halnya dengan Boonsak Ponsana yang di Tiongkok Masters Super Series 2009 sukses menggapai final sebelum akhirnya dikandaskan Lin Dan.
Kesempatan terbaik untuk meraih gelar juga datang dari ganda pria dan ganda campuran. Absennya Cai Yun/Fu Haifeng meringankan beban pasangan unggulan utama Markis Kido/Hendra Setiawan. Mereka sudah absen sejak kejuaraan dunia lalu karena Kido mengalami gangguan kesehatan. ”Kami sudah lama beristirahat. Kesempatan di Jepang nanti tentu menjadi arena pembuktikan bahwa kami masih bisa berprestasi,” terang Kido.
Hal serupa dirasakan Nova Widianto/Liliyana Natsir. Pasangan ganda campuran yang berada di unggulan ketiga itu tidak akan banyak mendapatkan lawan berat. (nar/ang)







