Kido/Hendra Belum Terbendung, Nitya/Greysia ke Semifinal
Posted by valsus on September 26, 2009
TOKYO, KOMPAS.com — Dua ganda putri Indonesia dari Pelatnas Cipayung mengalami nasib yang berbeda di perempat final turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka Super Series 2009. Unggulan keenam Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii menang, sedangkan Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari, yang merupakan unggulan keempat, gagal.
Pada pertandingan yang berlangsung Jumat (25/9), Nitya/Greysia menang 21-10 21-17 atas pasangan Jepang, Kanako Konishi/Sayaka Takahashi. Sementara itu, Shendy/Meiliana kalah dua set langsung dari pasangan andalan tuan rumah yang menempati unggulan ketujuh, Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna, dengan 19-21 10-21.
Di semifinal, Sabtu (26/9), Nitya/Greysia bakal menghadapi lawan berat karena bertemu pasangan China, Ma Jin/Wang Xiaoli. Unggulan kelima itu lolos setelah menghentikan langkah pasangan unggulan utama dari Malaysia, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty, dengan straight set 21-19 21-12.
Dengan demikian, Indonesia hanya meloloskan satu wakilnya di nomor ganda putri. Meskipun menghadapi lawan yang berat, Nitya/Greysia tetap punya peluang menang, apalagi mereka juga sudah membuktikan kekompakannya sebagai pasangan serasi dengan menjadi finalis Singapura Terbuka awal Juni.
Kido/Hendra belum terbendung
Dari nomor ganda putra, langkah pasangan nomor satu dunia Markis Kido/Hendra Setiawan belum terbendung. Melawan pasangan Korea Selatan, Hwang Ji Man/Shin Baek Cheol, peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 ini menang straight set 21-13 21-19 dalam waktu 31 menit.
Di babak empat besar nanti, Kido/Hendra akan bertemu pemenang duel antara unggulan keempat dari Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen versus unggulan delapan dari Indonesia, Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan.
Bagi Kido/Hendra, ini merupakan penampilan perdana mereka setelah menjadi semifinalis Indonesia Terbuka Super Series bulan Juni lalu. Pasalnya, setelah itu mereka tidak pernah tampil lagi—termasuk untuk mempertahankan gelar di Kejuaraan Dunia bulan Agustus lalu—karena Kido dibekap cedera.







