SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Awas, Thailand Mengancam

Posted by valsus on September 29, 2009

SINYAL kuning bagi tim bulu tangkis Indonesia. Meski mengakhiri paceklik gelar di Jepang Terbuka Super Series melalui ganda pria Markis Kido/Hendra Setiawan, Indonesia harus waspada dalam perburuan medali di SEA Games 2009 yang ber­lang­sung di Laos Desember mendatang.

Sapu bersih medali emas seperti yang dilakukan Indonesia di SEA Games sebe­lumnya menghadapi ancaman. Itu terlihat dari hasil akhir Jepang Terbuka. Ganda campuran Thailand Songphon Anugrita­yawon/Kulchala Voravichitchaikul mem­per­sembahkan gelar bagi negerinya.

Di final yang berlangsung kemarin (27/9), Songphon/Kulchala menundukkan pasangan Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen dengan skor 13-21, 21-16, 22-20. Nielsen/Pedersen ada­lah pasangan yang mengalahkan ganda cam­puran terbaik Indonesia Nova Widianto/Liliyana Natsir di semifinal. Sedangkan Songphon/Kulchala juga mengalahkan ganda Indonesia lainnya, Hendra Aprida Gunawan/Vita Marisa.

Indonesia menurunkan tiga pasangan terbaiknya di ganda campuran untuk ber­saing di Jepang. Selain Nova/Liliyana dan Hendra/Vita, satu pasangan lagi adalah Devin Lahardi/Lita Nurlita. Devin/Lita sudah tersingkir di perempat final.

Pada SEA Games 2007 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, tujuh medali emas yang disediakan bulu tangkis disikat habis oleh tim Indonesia. Selama ini, saingan terberat datang dari Malaysia. Keberhasilan Songphon/Kulchala membuat rival Indonesia makin subur.

Songphon/Kulchala mempersembahkan gelar kedua bagi Thailand dalam sejarah Jepang Terbuka. Sebelumnya, Thailand me­raih gelar pada edisi 2005, juga melalui ganda campuran, yakni pasangan Sudket Pra­pakamol/Saralee Thungthongkam. Tak urung, Songphon maupun Kulchala me­nyam­but gelar tersebut dengan sangat gembira.

“Saya sangat senang. Sebab, ini adalah kali pertama kami meraih gelar di luar negara kami,” kata Songphon.

“Saya sangat antusias. Kami sudah pernah meraih semifinal dan final sebelumnya, tapi belum pernah meraih gelar selain Thailand Terbuka (Juli, Red),” sambung Kulchala.

Songphon menambahkan, mereka akan berusaha mengikuti jejak Sudket/Saralee yang dianggapnya sebagai panutan dan ganda campuran tersukses di Thailand. “Harapan kami, kami bisa memenangkan lebih banyak gelar setelah kemenangan ini,” tutur Songphon. (ady/ang)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers