Peluang Gelar Kedua Feinya/Annisa di Vietnam Terbuka
Posted by valsus on October 4, 2009
JAKARTA - Peluang besar merebut kemenangan didapatkan pebulu tangkis Indonesia bulan ini di Vietnam Terbuka Grand Prix 2009 yang diselenggarakan pada 6-11 Oktober nanti. Sebab, pebulu tangkis Tiongkok dan Korea Selatan absen.
Tidak bisa dimungkiri bahwa dua negera itu masih menjadi momok bagi Indonesia. Meski secara skill tidak kalah, mental wakil Indonesia sering drop ketika berhadapan dengan wakil dari Tiongkok. Akibatnya, dalam beberapa tahun terakhir, rekor negatif mengiringi perjalanan pebulu tangkis Indonesia jika berhadapan dengan pemain Tiongkok.
Kans juara di Vietnam Terbuka semakin besar. Sebab, beberapa pebulu tangkis Indonesia ditempatkan sebagai unggulan pertama. Hal itu membuat mereka bisa menyimpan tenaga. Sebab, mereka langsung lolos ke babak kedua. Mereka baru akan berhadapan dengan lawan kuat pada babak-babak akhir.
Pasangan ganda wanita Anneke Feinya Agustine/Annisa Wahyuni menjadi salah satu wakil Indonesia di unggulan pertama. Pada babak kedua mereka bakal bertemu dengan wakil tuan rumah Nguyen Thi Sen/Vu Thi Trang yang juga dapat bye di babak pertama. “Status itu menguntungkan sekaligus membebani. Kami sebenarnya tidak mau bicara muluk-muluk. Tapi, kami tetap ingin berprestasi dengan kembali berada di podium teratas,” jelas Annisa.
Beberapa waktu lalu, Feinya/Annisa baru saja merasakan manisnya gelar juara. Tepatnya di Selandia Baru Terbuka Grand Prix 2009 yang berlangsung 28 Juli-1 Agustus lalu. “Kami akan berpikir mengalahkan lawan satu per satu dulu. Ya, semoga dengan begitu jalan kami menjadi juara lebih mudah terwujud,” ujar Annisa.
Ambisi untuk mengukir prestasi juga diletupkan Tommy Sugiarto. Tunggal ketiga pelatnas tersebut ingin membuktikan bahwa dirinya masih layak dipercaya. Dia memang sudah lama absen. Dia juga masuk dalam daftar pebulu tangkis pelatnas yang mendapat retraining.
Tommy dulu termasuk atlet yang dimainkan di kejuaran level tertinggi. Kini dia diterjunkan di level menengah. “Saya ingin kembali. Karena itu, saya ingin berprestasi di Vietnam. Apalagi, persiapan saya sudah cukup matang,” ungkap putra mantan juara dunia Icuk Sugiarto tersebut.
Pada even berhadiah total USD 50 ribu itu, Indonesia tidak hanya mengirim duet Feinya/Annisa serta Tommy. Pelatnas Cipayung juga mengikutsertakan 13 pebulu tangkis lainnya. Di antaranya, tunggal pria pelatnas utama Yoga Pratama dan Nugroho Andi Saputro.
Selain itu, ada tunggal wanita Aprilia Yuswandari, Linda Weni Fanetri, dan Rizki Amelia Pradipta. (fim/ang)







