SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Djarum Bagian Terpenting dari Olahraga Indonesia

Posted by valsus on October 17, 2009

Logo DjarumKomitmen yang ditunjukkan oleh PT Djarum dalam mendukung perkembangan olahraga Indonesia semakin nyata setelah berhasil menggandeng PSSI dalam pagelaran Liga Super Sepakbola Indonesia dan juga memanjakan masyarakat dengan berbagai pertunjukan konser musik band tanah air. Kini PT Djarum menunjukkan komitmennya untuk mendukung bulutangkis Indonesia.

Dukungan PT Djarum ditunjukkan saat menggelar Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulutangkis yang memperebutkan Piala Gubsu 2009 yang sudah berlangsung beberapa hari di GOR PBSI Jl. PBSI Jalan Pancing Medan Estate. Keberhasilan Djarum menggelar Sirnas di Sumut ini kali ini bersumber dari berhasilnya pegelaran turnamen Djarum Sirkuit Nasional 2009 Jawa Tengah bertempat di GOR Sinar Mutiara dan GOR Wisangeni, Tegal, Jawa Tengah, 20-25 Juli 2009 lalu dan turnamen-turnamen Sirnas lainnya di tanah air.

Totalitas kepedulian PT. Djarum yang sangat tinggi terhadap perkembangan perbulutangkisan di Indonesia terlihat dengan kesediaan menjadi sponsor turnamen yang sebelumnya menyediakan hadiah Rp 50 juta, kini menjadi Rp 150 juta dalam setiap pegelaran Sirkuit Nasional. Kurang lebih tiga tahun ini PT.Djarum telah menjadi bagian olahraga Indonesia dan telah menjadi sponsor utama.

Selain kiprahnya mendukung pegelaran olahraga kebanggaan Indonesia ini, masyarakat pecinta bulutangkis ini juga dimanjakan dengan hadirnya Stand Booth Djarum yang menyediakan berbagai aksesoris-aksesoris Djarum dengan harga yang terjangkau. Berbagai Aksesoris perlengkapan Bulutangkis seperti Kaus, Tas, dan Topi dipamerkan untuk meramaikan setiap pegelaran Djarum Sirkuit Nasional.

Keberadaan Stand Djarum meramaikan Sirnas kali ini disampaikan oleh Reza staf promosi Djarum Super Medan saat dijumpai MedanBisnis, Kamis(15/10) di Stand Booth Djarum di pelataran parkit GOR PBSI Sumut Jalan Pancing Medan Estate.”Kami selalu memanjakan masyarakat pecinta bulutangkis daerah khususnya kota Medan ini dengan menghadirkan berbagai aksesoris perlengkapan Bulutangkis,” tambah Reza.

Sementara itu Ketua bidang pertandingan dan perwasitan PBSI Mimi Irawan juga menambahkan bahwa dukungan Djarum untuk olahraga Indonesia khususnya Bulutangkis perlu diajungi jempol.“ Saya pribadi sangat berterimakasih atas dukungan Djarum dalam pegelaran ini, Djarum mengerti benar atas kondisi permasalahan yang dialami oleh olahraga Indonesia khususnya Bulutangkis,” tambah Mimi.

Mimi juga menegaskan bahwa kondisi olahraga khususnya Bulutangkis sangat memprihantikan, terbukti aliran dana untuk mengembangkan olahraga kebanggaan bangsa ini sangat sulit untuk didapat dan terealisai. Ia juga menyesalkan kurangnya berbagai sarana dan prasarana yang mendukung kemajuan bulutangkis ini. Mimi yang selalu terjun langsung melihat perkembangan Bulutangkis nasional sangat menyesalkan keberadaan gedung PBSI Sumsel yang berdiri di kawasan Jakabaring Palembang, bangunan yang dipersiapkan saat pegelaran PON di Palembang, sudah rusak dan sudah tidak layak huni, Ini menyebabkan sulitnya para pengurus PBSI daerah untuk membina atlet-atlet yang berprestasi.

Selain menyoroti masalah bangunan Mimi juga menyesalkan sikap pemerintah yang terlalu kecil menganggarkan dana untuk kemajuan

Bulutangkis.“Selama ini dana untuk bulutangkis sangat berbeda jauh dengan dana untuk sepakbola,” imbuhnya.

Mimi menuturkan betapa merosotnya prestasi Bulutangkis negara ini kedepan. Dia menilai olahraga yang selama ini menjadi andalan Indonesia untuk selalu tampil di setiap kejuaraan mulai dari Sea Games, Asean Games dan Olimpiade akan terkejar oleh negara-negara yang dulunya sangat menghormati Bulutangkis Indonesia. Tetapi dibalik permasalahan tersebut, Satu hal yang masih harus dipertahankan dalam perkembangan bulutangkis nasional ialah masih tingginya antusias para atlet baik dari daerah, nasional bahkan luar negeri dalam setiap pegelaran bulutangkis.

Hal ini biasa terjadi saat pegelaran Sirkuit Nasional Bulutangkis di tanah air, para peserta dari berbagai negara turut meramaikan Sirkuit Nasional PBSI ini. Dalam contoh pegelaran Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Piala Gubernur Sumatera Utara 2009 sebanyak tujuh Negara yaitu Amerika, Inggris, Belgia, Afrika Selatan, China, Malaysia, Kanada ambil bagian dalam turnamen Sirnas ketujuh yang bergulir dalam tahun ini.

Kendati para atlet luar negeri yang bertanding dalam setiap turnamen Sirnas, masih kalah bersaing dengan para atlet pelatnas Indonesia, para atlet luar negeri tersebut masih mampu tersenyum lebar dan bersemangat untuk bermain di Djarum Sirkuit Nasional berikutnya.

“Saya sangat bangga atas prestasi Bulutangkis Indonesia,” tutur atlet bulutangkis Belgia Sielke Bqrrez saat dikalahkan oleh atlet Indonesia lainnya di nomor Tunggal Taruna Putri. Kendati wanita yang memiliki postur tubuh 170 cm ini memiliki skill dan kemampuan, tetapi kemampuan atlet Indonesia masih layak diperhitungkan di berbagai tingkat kejuaraan nasional bahkan dunia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers