Denmark Terbuka Super Series : Simon Pelihara Peluang, Hendra AG/Vita Tersingkir
Posted by valsus on October 23, 2009
ODENSE, KOMPAS.com — Simon Santoso memelihara peluang meraih gelar di turnamen bulu tangkis Denmark Terbuka Super Series. Tunggal Indonesia yang merupakan unggulan kelima ini maju ke perempat final setelah menaklukkan pemain India, Aravind Bhat.
Dalam pertandingan di Odense Idraets Park, Kamis (22/10), Simon membutuhkan waktu 36 menit untuk meraih kemenangan straight set 21-17 21-12. Di babak empat besar turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini, Simon yang bulan lalu menembus semifinal Jepang Terbuka Super Series akan menghadapi pemenang duel unggulan ketiga dari Denmark, Joachim Persson, dan pemain kualifikasi dari India, Gurusaidutt RMV.
Simon, yang performanya terus membaik dan sempat membuat kejutan di Jepang Terbuka karena menyingkirkan sejumlah pemain top—termasuk pemain nomor satu dunia Lee Chong Wei, masih terlalu tangguh bagi Bhat. Di set pertama, tunggal kedua di Pelatnas Cipayung ini selalu memimpin meskipun Bhat sempat menyamakan kedudukan saat skor 7-7, 13-13, dan 14-14.
Di set kedua, Bhat hanya memberikan perlawanan ketat sampai kedudukan 9-9. Karena setelah itu, Simon melejit dengan meraih enam poin beruntun untuk unggul 15-9, sebelum menutup set ini dengan 21-12 dan lolos ke perempat final.
Hendra AG/Vita tersingkir dengan mudah
Dari nomor ganda campuran, kejutan besar terjadi ketika Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa tersingkir dengan sangat mudah. Mantan pasangan Pelatnas yang merupakan unggulan kelima ini kalah dua set langsung 15-21 13-21 dari pasangan non-unggulan dari Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk.
Di set pertama Hendra AG/Vita mengawalinya dengan cukup meyakinkan karena sempat unggul 6-3. Namun, setelah itu performa mereka menurun sehingga lawan balik unggul dan terus melaju setelah kedudukan 14-14 untuk menang 21-15.
Pada set kedua, penampilan Hendra AG/Vita semakin buruk. Setelah unggul 7-4, perolehan poin mereka tertahan dan lawan bisa meraih enam poin secara beruntun untuk unggul 13-9. Setelah itu, Hendra AG/Vita yang terus mendapat tekanan tidak bisa bangkit sehingga akhirnya menyerah 13-21 dan harus tersingkir lebih awal.
Dengan hasil ini maka Hendra AG/Vita gagal mengikuti jejak Simon, tunggal putri Adriyanti Firdasari, serta ganda campuran Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita, yang lolos ke babak delapan besar.







