Perancis Terbuka Super Series 2009 : Kido/Hendra ke Final, Anti-klimaks Nitya/Greysia
Posted by valsus on November 1, 2009
PARIS, Kompas.com – Ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan semakin dekat dengan gelar juara Perancis Terbuka Super Series. Selangkah lagi, peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 ini akan mempertahankan trofi yang tahun lalu juga mereka raih.
Unggulan utama asal Indonesia tersebut maju ke final setelah menaklukkan pasangan China, Sun Junjie/Tao Jiaming, dengan straight set 21-19 21-17, Sabtu (31/10), di Stadium Pierre de Coubertin. Di final, Minggu (1/11), Kido/Hendra akan menghadapi pemenang antara unggulan kedua dari Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong, dan unggulan ketiga dari Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen.
Dengan demikian, untuk sementara sudah ada tiga wakil Indonesia yang tampil di final turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini, dengan satu gelar sudah pasti di tangan, yaitu nomor ganda campuran. Pasalnya, ganda campuran terjadi all-Indonesian final antara unggulan kedua Nova Widianto/Liliyana Natsir, melawan unggulan ketujuh Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa.
Kido/Hendra yang bulan lalu menjadi juara di Jepang Terbuka Super Series, hampir selalu unggul dalam pengumpulan poin di set pertama. Setelah unggul 13-9, pasangan nomor satu dunia ini sempat tersusul, bahkan tertinggal 14-15. Namun setelah itu, Kido/Hendra bisa bangkit dan mencetak tiga poin berturut-turut sehingga balik memimpin 17-15, sampai akhirnya menang 21-19.
Di set kedua, pertarungan berlangsung lebih alot karena pasangan China selalu menempel perolehan poin Kido/Hendra. Tetapi, Kido/Hendra bisa melepaskan diri dari tekanan selepas kedudukan 12-12. Mereka mulai menjauh dan tak terkejar lagi sampai menang 21-17, untuk memastikan diri maju ke final.
Sementara itu ganda putri Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii gagal maju ke partai puncak Perancis Terbuka Super Series. Di semifinal, Sabtu (31/10), di Stadium Pierre de Coubertin, unggulan kedelapan ini menyerah dua set langsung, 4-21, 18-21, dari unggulan kelima asal China, Ma Jin/Wang Xiaoli.
Hasil ini tampaknya menjadi anti-klimaks penampilan pasangan Pelatnas Cipayung tersebut, setelah di dua pertandingan sebelumnya untuk mencapai semifinal, mereka melewati pertarungan sangat berat. Setelah bermain 1 jam 25 menit untuk menyingkirkan pasangan Jepang Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna, Nitya/Greysia juga kembali harus bermain 1 jam 16 untuk mengalahkan ganda Denmark, Lena Frier Kristiansen/Kamilla Rytter Juhl, di perempat final.
Kekalahan dalam waktu singkat dan dengan skor mencolok ini juga merupakan konsekuensi dari kondisi fisik Greysia yang tidak bugar. Sepanjang pertandingan, pemain berusia 22 tahun ini tak bisa tampil maksimal karena terlihat mengalami gangguan pada lutut kanannya.
Karena itu, motor permainan hanya tertumpu kepada Nitya yang lebih banyak beroperasi di sektor belakang. Hampir sepanjang pertandingan Greysia bermain di depan net.
Kegagalan Nitya/Greysia membuat Indonesia hanya menempatkan empat wakil di final. Selain all-Indonesian final di sektor ganda campuran yang mempertemukan Nova Widianto/Liliyana Natsir vs Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa, juga ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan, serta tunggal putra Taufik Hidayat.
Berikut Hasil lengkap semifinal dan jadwal final :









