Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Sulawesi-Maluku-Papua 2009 : Fauzi Belum Peras Keringat
Posted by valsus on November 12, 2009
MAKASSAR – Belum ada kejutan berarti yang tercipta di hari kedua pelaksanaan Djarum Sirkuit Nasional Bulutangkis Sulawesi-Maluku-Papua 2009. Para pemain unggulan masih melaju mulus ke babak ketiga.
Di kategori Tunggal Dewasa Putra, unggulan pertama dari klub Jaya Raya Suryanaga Surabaya, Fauzi Adnan, bahkan belum perlu memeras keringat. Setelah mendapat bye di babak pertama, mantan pemain pelatnas ini menang WO atas Sharis dari PB Masa Indah Kendari. Fauzi yang sudah hadir di lapangan batal bertanding karena lawannya tak muncul.
“Kecewa juga batal main hari ini. Jika main, minimal saya bisa mendapat kesempatan menjajal lapangan untuk adaptasi,” ungkap pemain 22 tahun ini. Untuk Sirkuit Nasional (Sirnas) 2009, Fauzi tercatat sebagai pemain terbanyak yang mengoleksi gelar di Tunggal Dewasa Putra. Dia tiga kali menjadi juara di seri Tegal, Surabaya dan Medan. Sekali lolos ke final di Jakarta sebelum takluk dari pemain PB Djarum Kudus, Hayoum Rumbaka, yang kali ini absen di Makassar.
Kembali ditempatkan sebagai unggulan teratas, Fauzi belum berani sesumbar meraih gelar keempatnya di Makassar. Pasalnya, pemain unggulan lain tetap hadir seperti Budi Santoso (PB Mutiara Bandung) dan Bandar Sigit Pamungkas (PB Djarum Kudus).
“Kalau melihat hasil drawing, kemungkinan ketemu Budi atau Sigit di final. Tapi, saya tak ingin sesumbar dulu. Dalam tiga bulan ini saya terus berlaga di berbagai turnamen. Saya hadir di Makassar dengan kondisi fisik yang sudah terkuras,” akunya.
Unggulan lain yang sudah memastikan tempat di babak ketiga adalah Bandar Sigit. Kemarin, Bandar mengalahkan pemain tuan rumah Nur Ilham Pratama (PB ICLI Gowa), 21-11, 21-9.
Di kategori Ganda Dewasa Putra, pasangan Pelatnas Pratama, Hendra Mulyana/Kevin Alexander Tjoe mengalahkan ganda tuan rumah dari PB Avanti Makassar, Ilham/Aswam Wawan lewat pertarungan tiga set, 21-10, 18-21, dan 21-19. Ganda pelatnas lain, Andika Anhar/Hendra Setyo yang menjadi unggulan kelima, juga menang 21-12, 21-6 atas ganda PB Masa Indah Kendari, Odit/Shahir.
Pasangan senior Budi Santoso/Sandi Dharma Kusumah juga maju ke babak kedua setelah mengalahkan Heri Syam/Tafik (PB. SKM Kendari). Juga yang lolos ke babak kedua pasangan gado-gado AS/PB Tangkas Alfamart, Daniel Gouw/Aryanto Haryadi Putra. Daniel yang langsung tumbang di nomor tunggal dewasa sehari sebelumnya, kali ini menang 21-12, 21-18 atas Dicky Sarada/Nur Ilham Pratama (PB Quality/PB ICLI Gowata).
Sehari sebelumnya, pemain senior Trikus Hariyanto yang berpasangan dengan Rendra Wijaya (PB. Pajak/Djarum Kudus) menang 21-9, 21-10 atas pasangan PB Mario Makassar, Muhammad Irdan/Topan. Untuk Ganda Campuran Dewasa, pasangan Djarum Kudus, M Uliannuha/Jenna Gozali lolos ke babak kedua setelah menang WO atas pasangan PB Masa Indah Kendari, Odit/Reni.
Pasangan pelatnas, Riszky Delynugraha/Ni Made Ayu Wijaya juga lolos ke babak kedua. Kemarin, mereka mengalahkan pasangan tuan rumah, Aswan Wawan/Stephani Yoseph (Avanti Makassar), 21-15, 21-13.
Sukses juga diraih ganda pelatnas lainnya yang menjadi unggulan kelima, Kevin Alexander/Suci Andini yang menang 21-8, 21-11 atas pasangan A Irwin/Dian Mayasari (PB Palopo/ICLI Gowata).
Namun, hasil kurang memuaskan dicatat ganda pelatnas, Rian Agung/Wenny Setiawati. Mereka langsung tumbang 25-27, 17-21 di tangan Yusuf Ahmad/Lidyawati (PB Dian Yuspa Samudra). Pasangan pelatnas lain yang tumbang adalah Hendra Setyo/Luluk Maria. Mereka menyerah 21-16, 21-18 ditangan ganda PB Djarum Kudus, Rahmad Adianto/Delis Yuliana, 16-21, 18-21. Di pertandingan lain, ganda PB Djarum Kudus, Andrei Adista/Cisita Joiti harus mengakui keunggulan pasangan pelatnas, Andhika Anhar/Ayu Rahmasari, 8-21, 17-21.
(zwr)







