China Terbuka Super Series 2009 : Nova Diistirahatkan, Liliyana Berpasangan dengan Devin
Posted by valsus on November 18, 2009
JAKARTA, KOMPAS.com — Ada yang berbeda di sektor ganda campuran Indonesia pada turnamen China Terbuka Super Series yang berlangsung 17-22 November. Liliyana Natsir, yang biasanya menjadi pasangan Nova Widianto, dipasangkan dengan Devin Lahardi Fitriawan.
Apa yang menjadi dasar perubahan ini? Ternyata, Devin/Liliyana dipasangkan untuk memberikan kesempatan istirahat bagi Nova yang akan memperkuat Indonesia di SEA Games Laos bulan Desember nanti.
“Itu sebagai penyegaran saja karena saya mau mengistirahatkan Nova Widianto. Kalau dia (Nova) main lagi di China, akan semakin menurun di SEA Games,” kata pelatih ganda campuran Indonesia, Richard Mainaky, Selasa (17/11).
Pada dua hari lalu, Nova/Liliyana yang awal bulan ini menjuarai Perancis Terbuka Super Series kalah di final Hongkong Terbuka Super Series dari pasangan Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk. Ini tak lepas dari performa Nova yang agak menurun.
“Penampilan Nova sudah menurun di Hongkong sehingga bertemu pasangan Polandia pun mereka kesulitan. Kalau diteruskan ke China akan semakin menurun,” katanya.
Menurut Richard, Liliyana masih muda sehingga belum bermasalah jika harus bermain terus-menerus.
“Saya mau lihat, apakah Devin bisa mengimbangi pemain yang sudah punya nama seperti Liliyana. Siapa tahu hasilnya bagus sehingga bisa menambah percaya diri di SEA Games,” tambah Richard yang mengatakan bahwa Devin adalah pemain yang sudah komplet.
Di China, Devin/Liliyana yang tidak diunggulkan akan mengawali langkah mereka dengan menghadapi pasangan Selandia Baru, Donna Haliday/Henry Tam, pada putaran pertama, Rabu (18/11).
Di samping mengistirahatkan Nova untuk persiapan SEA Games, pemasangan Devin dengan Liliyana juga memberi kesempatan bagi Lita Nurlita—pasangan tetap Devin—untuk melakukan pembenahan terhadap persiapan SEA Games.
“Lita masih perlu pembenahan cara main,” lanjut Richard yang menargetkan medali emas untuk Nova/Liliyana dan perak untuk Devin/Lita di Laos.
Fran/Pia kembali bertemu juara Olimpiade Beijing
Ganda campuran masa depan Indonesia, Fran Kurniawan/Pia Zebadiah, kembali harus menghadapi lawan berat di China Terbuka. Di partai perdananya, mereka sudah bertemu unggulan utama asal Korea Selatan, Lee Yong-dae/Lee Hyo-jung.
Ini bakal jadi partai yang menarik karena ganda campuran Korsel tersebut pasti tak ingin dipecundangi lagi. Pasalnya, di Hongkong Terbuka, Fran/Pia berhasil mempermalukan pasangan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 tersebut.
Hal ini membuat Richard bangga, dan dia mengaku cukup puas melihat grafik permainan Fran/Pia yang cenderung meningkat.
“Fran/Pia sudah cukup membanggakan karena bisa mengalahkan Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung, dan melawan Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa juga sudah bisa mengimbangi. Tahun depan, mereka harus semakin dipercepat,” katanya.







