SEJAHTERA BADMINTON CLUB

BERSAMA MEMBANGUN BULUTANGKIS INDONESIA

Archive for December, 2009

TULISAN AKHIR TAHUN – LAMPU KUNING BULU TANGKIS INDONESIA

Posted by valsus on December 31, 2009

OLEH FITRI SUPRATIWI

Jakarta, 29/12 (Antara/FINROLL News) – Hasil SEA Games di Laos yang berlangsung pertengahan Desember mencerminkan posisi bulu tangkis Indonesia saat ini.

Meski tetap meraih gelar juara umum dengan empat medali emas, dua perak dan dua perunggu, hasil tersebut tidak sebanding dengan raihan dua tahun lalu di Thailand saat Merah Putih meraup ketujuh medali emas yang diperebutkan pada cabang bulu tangkis.

Mengandalkan materi pemain yang relatif sama, masih dengan pemain-pemain senior, terbukti tidak lagi menjadi jaminan untuk meraih sukses meraup medali.

Itu dalam ruang lingkup Asia Tenggara, tempat pesaing-pesaing kuat seperti Korea, Jepang, China, dan Denmark tidak masuk dalam hitungan.

Di tingkat dunia, gagalnya Indonesia meraih satu gelar pun pada Kejuaraan Dunia 2009 di India, Agustus, setelah pada 2007 membawa pulang dua gelar melalui pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan dan Nova Widianto/Liliyana Natsir, juga memberi bukti nyata bahwa bulu tangkis Indonesia harus segera dibenahi. Pada 2008, kejuaran iu tidak digelar karena ada Olimpiade.

Perginya beberapa pemain berpengalaman meninggalkan pelatnas, sedikit banyak juga berpengaruh dalam ajang beregu.

Dalam kejuaraan dunia beregu campuran Piala Sudirman yang digelar Mei di Guangzhou, China, tim Indonesia yang menurunkan gabungan pemain berpengalaman dan yang belum berpengalaman hanya mencapai semifinal.

Hasil tersebut lebih buruk dari dari dua tahun lalu di Glasgow, Skotlandia, ketika tim Merah Putih masih bisa lolos ke final meskipun akhirnya dibabat 0-3 oleh juara bertahan China.

Pada ajang Super Series yang merupakan 12 rangkaian turnamen sepanjang tahun, Indonesia tercatat hanya meraih lima gelar dari total 60 gelar. Tahun sebelumnya Indonesia masih mampu mengumpulkan 10 gelar Super Series.

Dengan semua kenyataan tersebut, bisa dibilang 2009 adalah tahun minim prestasi bagi bulu tangkis nasional di ajang internasional.

“Pada prinsipnya prestasi tahun ini menurun dibanding tahun lalu, itu dapat dilihat dari perolehan gelar,” kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Lius Pongoh mengakui kondisi tersebut.

Padatnya jadwal turnamen, menurut Ketua Sub Bidang Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata, turut mempengaruhi performa atlet dalam bertanding karena ketika masih melakukan pemulihan, mereka sudah harus bertanding lagi.

Dalam setahun, selain Super Series, turnamen reguler yang banyak diikuti pebulu tangkis nasional adalah grand prix dan grand prix gold, di samping kejuaraan Dunia dan beregu (Thomas-Uber atau Sudirman) yang setiap tahun juga diselenggarakan.

“Perlu keberanian untuk mengurangi jadwal bertanding terutama bagi atlet-atlet senior dan papan atas, agar mereka bisa menjaga penampilan tetap prima,” kata Christian.

“Bagi atlet-atlet papan atas seperti pasangan Kido/Hendra dan Nova/Liliyana, lebih penting menjaga kondisi, bukan bertanding sebanyak-banyaknya karena sudah tidak membutuhkan pengalaman bertanding lagi,” kata arsitek sejumlah ganda putra terkemuka itu.

Selain rawan cedera, kelelahan karena terlalu banyak bertanding yang mengakibatkan buruknya penampilan membuat pemain sekaliber mereka kehilangan rasa percaya diri.

“Karenanya lebih baik jika mengikuti beberapa turnamen saja, tetapi selalu tampil menjadi juara daripada ambil bagian dalam setiap turnamen tetapi prestasinya naik-turun,” kata Christian seraya mencontohkan juara Olimpiade asal China Lin Dan yang hanya mengikuti beberapa turnamen dalam setahun tetapi hampir selalu menjadi juara ketika ia tampil.

Masih berlanjut

Minimnya prestasi bulu tangkis Indonesia diakui Lius masih akan berlanjut pada tahun depan dengan keterbatasan pemain yang mumpuni setelah sejumlah pemain senior meninggalkan pelatnas.

Terakhir pasangan juara Olimpiade Markis Kido/Hendra Setiawan mengajukan surat pengunduran diri dari tim nasional usai memperkuat tim SEA Games dan berhasil menyumbang medali emas.

“Tahun depan prestasi bulu tangkis mungkin tidak berbeda jauh dari sekarang, tidak mungkin pemain-pemain yang tadinya belum apa-apa tiba-tiba melejit,” katanya.

Jika pengunduran diri mereka diterima, Kido/Hendra akan menyusul sejumlah pendahulunya seperti Taufik Hidayat, Vita Marissa, Alvent Yulianto dan Hendra Aprida Gunawan, menjadi pemain profesional.

Beratnya program latihan di Pelatnas diakui Kido sudah tidak dapat ia ikuti karena sakit yang ia derita menuntutnya untuk tidak melakukan aktifitas fisik yang terlalu berat.

Bukan hanya atlet yang keluar pelatnas tahun ini. Pada pertengahan tahun, pecinta olah raga bulu tangkis di Tanah Air juga dikejutkan dengan perginya mantan juara dunia dan peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000 Hendrawan, pelatih tunggal putra, yang pergi ke negeri jiran Malaysia untuk melatih di sana.

Tidak cukup dengan itu, pengganti Hendrawan yang menangani tunggal putra, Davis Efraim, juga telah menyusul pendahulunya dengan menyatakan pengunduran dirinya pada akhir Desember untuk melanjutkan karir melatihnya di Jepang.

Namun menurut Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto, PBSI telah menyiapkan pengganti pelatih tunggal putra dengan memanggil pelatih Klub Djarum Kudus Agus Dwi Santoso, sehingga tidak ada kekosongan pelatih untuk menghadapi 2010 yang padat kompetisi.

Selain turnamen reguler, ajang penting pada 2010 di antaranya adalah kualifikasi Piala Thomas dan Uber dilanjutkan dengan putaran final jika lolos, ditambah Kejuaraan Dunia dan Asian Games yang butuh persiapan matang.

Lius mengatakan, tahun depan PBSI masih harus mengandalkan pemain-pemain senior dalam berbagai kompetisi penting tersebut.

“Untuk kualifikasi Piala Thomas dan Uber tidak mungkin menurunkan pemain muda, karena pasti tidak akan lolos. Mau tidak mau kita tetap mengandalkan yang senior karena lawan-lawannya berat,” kata Lius yang juga menyebutkan kemungkinan akan mengambil pemain dari luar pelatnas.

Mengandalkan pemain senior pun bukan berarti Indonesia bisa dengan mudah melaju ke putaran final yang akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Mei. Meski tanpa juara bertahan China dan tuan rumah Malaysia yang otomatis lolos ke putaran final, masih ada Korea, Jepang, Thailand, dan India yang akan berebut tempat di putaran final turnamen bulu tangkis beregu paling bergengsi itu.

Namun, terlepas dari semua itu PBSI telah menegaskan bahwa pada 2010 akan lebih berkonsentrasi melakukan pembinaan terhadap pemain-pemain muda untuk menyiapkan mereka menggantikan senior-seniornya.

“Untuk 2010 kita akan menyiapkan yang muda-muda. Mungkin tidak bisa dituai sekarang tetapi baru kelihatan hasilnya pada periode kepengurusan yang akan datang. Tetapi itu tidak masalah,” kata Lius.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Denmark Borong Gelar di Copenhagen Masters

Posted by valsus on December 31, 2009

JAKARTA, KOMPAS.com — Tuan rumah turnamen invitasi Copenhagen Masters, Denmark, memborong empat gelar yang dipertandingkan dalam turnamen tersebut. Pada babak final, Selasa (29/12/2009) petang atau Rabu dini hari WIB, empat wakilnya menaklukkan semua lawan mereka.

Menurut situs resmi turnamen (www.badmintondenmark.com), Tine Rasmussen juara tunggal putri. Meski harus berjuang dalam tiga game, dia mampu mengalahkan pemain Malaysia, Lydia Cheah, 21-11, 18-21, 21-10 sekaligus mempertahankan gelar yang ia raih tahun lalu.

Sementara itu, pasangan juara dunia 2003, Lars Paaske/Jonas Rasmussen, unggul dalam pertarungan antarsesama pemain Denmark. Mereka menaklukkan Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-16, 22-20.

Adapun pasangan juara dunia 2009, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl, meraih kemenangan atas ganda campuran Polandia, Roberts Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk. Kemenangan diraih tanpa harus bertanding karena pasangan Polandia tidak dapat bertanding setelah Mateusiak cedera pada kaki kirinya.

“Tentu sayang sekali kami tidak memainkan pertandingan final di hadapan begitu banyak penonton. Namun, kami senang kembali lagi ke lapangan dan turnamen ini telah membuat kembalinya kami menjadi hebat,” kata Kamilla melalui laman resmi turnamen.

Gelar tunggal putra diraih pemain muda Denmark yang sedang menanjak, Jan O Jorgensen. Dia tanpa kesulitan mengalahkan pemain Belanda, Dicky Palyama, 21-7, 21-14 dalam debutnya pada turnamen tersebut.

“Saya tidak memperkirakan ini pada awal tahun. Hanya diundang pun saya senang, tetapi memenanginya sungguh luar biasa. Saya berharap bisa bermain dalam turnamen besar ini pada tahun yang akan datang dan semoga menang lagi,” katan Jan yang akan berusia 22 tahun pada 31 Desember.

Indonesia juga ambil bagian dalam turnamen yang selalu digelar pada akhir tahun itu. Sayang, tiga wakil, yakni Simon Santoso, pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan, dan Nova Widianto/Liliyana Natsir, semuanya tersisih sebelum mencapai final.

Ketiganya berangkat menuju Kopenhagen hanya sepekan setelah kembali dari Laos untuk memperkuat kontingen Indonesia di SEA Games XXV Laos. Pada event dua tahunan itu, mereka berhasil mempersembahkan medali emas.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Ke Bali untuk Bertanding dan Berlibur

Posted by valsus on December 30, 2009

SINGARAJA, KOMPAS.com — Sebanyak 20 pemain andalan dari Jepang ikut ambil bagian dalam turnamen terbuka bulu tangkis di Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali.

Ketua PBSI Buleleng Dewa Ketut Puspaka di Singaraja, Selasa (29/12/2009), menjelaskan, kejuaraan bulu tangkis terbuka pertama di Kota Singaraja ini seluruhnya diikuti 106 peserta berasal dari Jepang, Jawa Timur, dan utusan dari beberapa daerah di Bali. “Dari Jawa Timur mengirimkan 16 pemain, sedangkan dari seluruh Bali sebanyak 70 pemain. Kejuaraan ini dimulai Senin, 28 Desember, dan akan berakhir 31 Desember 2009,” katanya.

Menurut dia, sejumlah pemain andal ikut dalam kejuaraan ini, seperti Agustinus Eko Sartono (Jawa Timur) yang mantan juara Singapura terbuka, Chandra Berata, andalan Bali. Selain itu, ada pemain pelatda Bali asal Buleleng yang dipersiapkan menghadapi kejurnas bulu tangkis, seperti Komang Agus dan Pande Gede Yamendra.

Ketua panitia kejuaraan ini, Putra Dana, mengatakan, ajang ini termasuk kejuaraan bergengsi karena tampil pemain-pemain yang sering mengikuti kejuaraan-kejuaraan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dari Jepang, misalnya, tercatat nama Kanamori yang beberapa kali berhasil keluar sebagai juara dalam berbagai turnamen di negeri Sakura serta Iwata yang namanya juga tak asing dalam kejuaraan penting di Jepang dan Indonesia.

Nomor-nomor yang dipertandingkan meliputi lima kategori, yakni tungal dewasa putra, tunggal dewasa putri, ganda dewasa putra, ganda dewasa putri, serta ganda campuran dengan total hadiah mencapai Rp 25 juta.

Manajer tim bulu tangkis Jepang Shinji Bintoh, yang juga pelatih, menilai, daerah Buleleng mempunyai potensi yang tidak kalah dengan daerah lainnya, termasuk Jepang. “Banyak atlet muda berbakat di sini, tinggal perlu pembinaan yang lebih intensif,” katanya.

Shinji Bintoh bahkan memberikan pujian atas terlaksananya kejuaraan yang bertaraf internasional yang muncul dari kota kecil seperti Singaraja ini. Panitia dianggap berani menggelar turnamen yang melibatkan atlet luar negeri. Bupati Buleleng Putu Bagiada berharap, dengan rutinnya digelar kejuaraan-kejuaraan, bahkan bertaraf internasional, suatu saat akan lahir pemain-pemain nasional dari Buleleng.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

JATIM SEGERA TETAPKAN TIM INTI HADAPI KEJURNAS

Posted by valsus on December 30, 2009

Surabaya, 26/12 (Antara/FINROLL News) – Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur segera menetapkan tim inti yang akan tampil di kejuaraan nasional 2009 di GOR Sudirman Surabaya pada 26-30 Januari 2010.

Koordinator Pelatih Tim Bulu Tangkis Jatim Aji Santoso yang dihubungi wartawan di Surabaya, Sabtu, mengatakan sesuai kuota PB PBSI, jumlah pemain yang akan masuk tim sebanyak 40 orang, terdiri dari 20 atlet putra dan 20 atlet putri.

Sedang formasinya adalah masing-masing empat pemain tunggal dan tiga ganda putra dan putri, serta dua ganda campuran.

“Paling tidak satu pekan menjelang kejurnas, tim inti sudah terbentuk. Sejak dua pekan lalu, sebanyak 47 pebulu tangkis sudah bergabung dalam latihan untuk persiapan kejurnas,” katanya.

Di luar pemain tersebut, beberapa pemain yang kini bergabung di Pelatnas dan mantan pemain Pelatnas dipastikan masuk tim inti.

Mereka antara lain Sony Dwi Kuncoro, Alvent Yulianto, Siswanto, Tike Arieda Ningrum, dan Aprilia Yuswandari. Menurut rencana, mereka gabung latihan tim pada sekitar awal Januari 2010 mendatang.

“Sebagai tuan rumah, kami tentu menargetkan bisa merebut gelar juara, minimal satu gelar tapi itu tentu juga tidak mudah karena persaingan dipastikan akan sangat ketat,” ujar Aji Santoso.

Pelatih Klub Jaya Raya Suryanaga Surabaya itu menambahkan, kejurnas akan diikuti para pemain taruna dan dewasa papan atas nasional dan juga Pelatnas dari berbagai daerah.

Persaingan sengit akan melibatkan DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang memiliki materi pemain-pemain berkelas nasional dan internasional.

Kejurnas bulu tangkis tahun 2009 diundur pelaksanaannya dari semula 1-5 Desember menjadi 26-30 Januari 2010, karena terbentur kegiatan SEA Games 2009 di Laos.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

PBSI ACEH DIHARAPKAN LOLOSKAN ATLETNYA KE PON

Posted by valsus on December 29, 2009

Banda Aceh, 27/12 (Antara/FINROLL News) – Pengurus provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Pengprov PBSI) Aceh diharapkan bisa meloloskan atletnya pada PON 2012 di Riau.

“Kita berharap pengurus PBSI Aceh bekerja keras agar bisa meloloskan atletnya pada PON mendatang,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, T. Rayuan Sukma di sela-sela Kejurda bulu tangkis di Banda Aceh, Minggu.

Kejurda beregu antar Pengcab se-Aceh itu diikuti 63 atlet putra dari sembilan Pengcab, yakni Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Selatan, Simeulue, Aceh Barat Daya, dan Kota Subulussalam.

Rayuan menyatakan, pada cabang bulu tangkis, Aceh pernah meloloskan atletnya pada PON di Surabaya, Jawa Timur dan Palembang, Sumatera Selatan, tapi pada PON 2008 di Kaltim tidak satupun lolos.

Untuk itu, pengurus Pengprov PBSI mulai sekarang terus melakukan pembinaan yang intensif yang dimulai dari Pengcab sampai Pengprov, sehingga apa yang pernah dicapai pada PON dan Porwil lalu, bisa diraih kembali, katanya.

Ia berharap, pebulu tangkis yang berprestasi pada Kejurda agar terus dibina secara berkesinambungan, sehingga menjadi atlet handal di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PBSI Aceh, Usman Budiman mengakui prestasi bulu tangkis Aceh pasca tsunami mengalami penurunan yang sangat drastis, salah satunya gagal meloloskan atlet pada PON Kaltim.

Padahal, kata dia, dalam dua PON sebelumnya, pebulu tangkis Aceh berhasil menyumbangkan medali perunggu.

Oleh karena itu, ia menyatakan, tugas Pengprov PBSI Aceh ke depan sangat berat untuk bisa mengembalikan prestasi yang pernah diraih pebulu tangkis Aceh beberapa tahun lalu.

Ia menyatakan, Kejurda kali ini juga bertujuan menjaring atlet berprestasi untuk digembleng lebih kuat lagi agar menjadi pebulu tangkis yang handal.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Copenhagen Masters 2009 : Simon Dkk Gagal ke Final

Posted by valsus on December 29, 2009

KOPENHAGEN, KOMPAS.com — Semua pemain Indonesia gagal lolos ke babak final turnamen bulu tangkis Kopenhagen Master di Denmark, Selasa (29/12/2009).

Tiga wakil Indonesia, yaitu Simon Santoso di tunggal putra, ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan, dan ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir, semua kandas di babak semifinal dan penyisihan grup.

Tunggal putra Simon Santoso gagal lolos dari grup 2 setelah disisihkan pemain Denmark, Jan O Jorgensen, Senin (28/12/2009). Di pertandingan pertama, Simon mampu mengalahkan pemain asal Jerman, Marc Zweibler, dalam dua game, 21-18 21-16. Namun, dalam pertandingan kedua, Simon dikalahkan Jorgensen, 17-21 16-21.

Dengan hasil ini, Jorgensen lolos ke babak final dan akan menghadapi juara Grup 2 asal Belanda, Dicky Palyama.

Di nomor ganda putra, peraih emas olimpiade, Markis Kido/Hendra Setiawan, disingkirkan ganda putra Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, 10-21 18-21. Kido/Hendra menyerah cepat hanya dalam 28 menit.

Kido/hendra mengalami dua kali kekalahan dalam turnamen Kopenhagen Master ini. Dalam pertandingan pertama, Minggu (27/12/2009), Kido/hendra dikalahkan ganda Denmark lainnya, Lars Paaske/Jonas Rasmussen, 12-21 18-21, dalam pertandingan yang berlangsung 33 menit.

Hasil mengecewakan juga dialami ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir. Bekas peringkat satu dunia ini juga mengalami dua kali kekalahan selama turnamen ini. Dalam pertandingan Senin (28/12/2009), Nova/Butet disisihkan ganda Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Kosticzyk, dalam pertandingan rubber game, 18-21 21-19 24-26.

Nova/Butet lolos ke babak semifinal sebagai runner-up grup 1. Dalam pertandingan penyisihan grup, Minggu (27/12/2009), ganda senior Indonesia ini dikalahkan ganda utama Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl, dalam dua game, 12-21 22-24.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

BWF World Ranking Top 100 Peringkat Atlit Indonesia per 24 Desember 2009

Posted by valsus on December 29, 2009

Bulutangkis.com – Kejuaraan bulutangkis India Open Grand Prix 2009 yang berlangsung di Lucknow, UP, India dari tanggal 15 Desember hingga 20 Desember 2009, membawa perubahan peringkat yang mencolok pada beberapa pebulutangkis Indonesia yang berpartisipasi.

Rilis peringkat atlit bulutangkis yang dikeluarkan BWF (Badminton World Federation) pada 24 Desember 2009 lalu mencatat dua tunggal putra Indonesia meraih poin yang cukup tinggi. Andre Kurniawan Tedjono dan Dionysius Hayom Rumbaka yang dikirimkan klubnya PB Djarum mengikuti kejuaraan di India tersebut meraih peningkatan yang cukup tajam.

Andre Kurniawan Tedjono mengalami peningkatan peringkat dari posisi 31 ke posisi 28 setelah pada India Open Grand Prix 2009 berhasil tampil hingga babak perempat final. Sementara Dionysius Hayom Rumbaka yang berhasil melaju ke babak final pada kejuaraan yang sama sebelum dikalahkan pebulutangkis tuan rumah Chetan Anand di final melonjak ke posisi 30 dari sebelumnya di posisi 38.

Posisi tunggal putra Indonesia lainnya yang berada di posisi 10 besar masih sama seperti pada posisi minggu lalu. Taufik Hidayat di posisi 3, Simon Santoso di posisi 6 dan Sony Dwi Kuncoro berada di posisi 7.

Dua tunggal putri Klub Djarum yang ikut bertanding pada kejuaraan bulutangkis India Open Grand Prix 2009 yang lalu juga menuai peningkatan peringkat lumayan. Maria Febe Kusumastuti yang tampil hingga babak semi final naik dari posisi 30 ke posisi 27. Sementara Fransiska Ratnasari yang berhasil melaju ke babak perempat final memberikan poin lumayan, dan kini berada di posisi 41 dari sebelumnya di posisi 51.

Tunggal putri terbaik Indonesia yang berada di pelatnas Adrianti Firdasari masih berada di posisi sama seperti minggu lalu di posisi 16. Sementara rekannya di pelatnas Maria Kristin Yulianti turun satu tanggan ke posisi 53 dari posisi 52 pada minggu lalu.

Pada nomor ganda putra, ganda putri dan ganda campuran tidak mengalami perubahan akibat tidak adanya event yang diikuti. Kecuali bagi pasangan ganda putri Nadya Melati/ Devi Tika Permatasari yang kini masuk 100 besar dan kini berada di posisi 85. Prestasi Nadya Melati/ Devi Tika Permatasari meraih poin tinggi setelah berhasil meraih juara ganda putri pada India Open Grand Prix 2009 lalu. (Contribute by: Fildzah Adhania)

Tunggal Putra :

3. Taufik Hidayat

6. Simon Santoso

7. Sony Dwi Kuncoro

28. Andre Kurniawan Tedjono (+3)

30. Dionysius Hayom Rumbaka (+8)

90. Tommy Sugiarto (-3)

Tunggal Putri :

16. Adrianti Firdasari

27. Maria Febe Kusumastuti (+3)

41. Fransiska Ratnasari (+10)

53. Maria Kristin Yulianti (-1)

Ganda Putra :

3. Markis Kido/Hendra Setiawan

5. Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan

14. Ahsan Mohammad/Bona Septano

16. Rian Sukmawan/Yonathan Suryatama Dasuki

37. Lingga Lie/Fernando Kurniawan (-1)

38. Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi (-1)

45. Afiat Yuris Wirawan/Wifqi Windarto

90. Joko Riyadi/Candra Wijaya

97. Flandy Limpele/Halim Haryanto Ho [INA/USA] (-1)

Ganda Putri :

8. Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari

12. Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari

34. Annisa Wahyuni/Anneke Feinya Agustin (-2)

59. Nadya Melati/Vita Marissa

61. Debby Susanto/Pia Zebadiah Bernadet (+1)

70. Dewi Komala/Keshya Nurvita Hanadia

71. Vita Marissa/Mona Santoso [INA/USA]

85. Nadya Melati/Devi Tika Permatasari (*)

Ganda Campuran :

2. Nova Widianto/Liliyana Natsir

6. Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa

13. Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita

19. Fran Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet

32. Flandy Limpele/Anastasia Russkikh [INA/RUS]

36. Ahmad Tontowi/Richi Dili Puspita

47. Muhammad Rijal/Debby Susanto

89. Flandy Limpele/Cheng Wen Hsing [INA/TPE] (-2)

98. Flandy Limpele/Vita Marissa (-2).

Keterangan :

( – ) : Turun peringkat

( +) : Naik peringkat

(* ) : Pemain yang baru masuk 100 besar

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Meski Kalah, Nova/Butet dan Kindra ke Semifinal

Posted by valsus on December 29, 2009

KOPENHAGEN, KOMPAS.com — Ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir akan menghadapi ganda Polandia, Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk, di semifinal Kopenhagen Master, Senin (28/12/2009).

Nova/Butet lolos ke babak semifinal sebagai runner-up grup 1. Dalam pertandingan penyisihan grup, Minggu (27/12/2009), ganda senior Indonesia ini dikalahkan ganda utama Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl, dalam dua game 12-21, 22-24.

Sementara itu di grup 2, Mateusiak/Kostiuczyk keluar sebagai juara setelah menang atas ganda Denmark lainnya, Andres Kristiansen/Christinna Pedersen. Ganda Polandia ini menang juga dalam dua game 21-14, 21-13.

Kristiansen/Pedersen juga lolos ke babak semifinal dan akan menghadapi ganda Denmark lainnya, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl.

Sementara iru, ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan juga lolos ke babak semifinal turnamen bulu tangkis Kopenhagen Master, Senin (28/12/2009).

Kido/Hendra yang sudah menyatakan niat untuk pensiun dari Pelatnas Cipayung kalah dalam pertandingan penyisihan grup 1 menghadapi ganda Denmark, Lars Paaske/Jonas Rasmussen.

Peraih emas Olimpiade Beijing 2008 ini menyerah dari ganda veteran Denmark tersebut dalam dua game, 12-21 dan 18-21, dalam pertandingan yang berlangsung 33 menit.

Meski kalah, karena pesertanya hanya empat, Kido/Hendra tetap ke semifinal dan akan menghadapi juara grup 2, Mathias Boe/Carsten Mogensen. Ganda asal Denmark ini menjadi juara grup dengan mengalahkan ganda Malaysia, Mak Hee Chun/Tan Wee Kiong, 21-16 dan 21-16.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Simon Bertanding Dua Kali Hari Ini

Posted by valsus on December 29, 2009

KOPENHAGEN, KOMPAS.com — Tunggal putra Indonesia, Simon Santoso, harus bertanding dua kali dalam penyisihan grup turnamen bulu tangkis Kopenhagen Masters, Senin (28/12/2009).

Simon bergabung di grup 2 bersama pemain Jerman, Jan O Jorgensen, dan pemain asal Jerman, Marc Zwiebler. Dalam pertandingan pertama Grup 2, Minggu (27/12/2009), Jorgensen berhasil mengalahkan Zwiebler 21-17 21-12 dalam 33 menit.

Dalam pertandingan Senin ini, Simon akan lebih dulu menghadapi Jorgensen dan baru kemudian akan menghadapi Zwiebler dalam pertandingan berikutnya.

Di grup I nomor tunggal putra, pemain Denmark, Peter Hoeg Gade, akan menghadapi pemain Belanda, Dicky Palyama, untuk memperebutkan posisi juara grup. Keduanya memastikan diri lolos ke final setelah menyisihkan pemain asal Malaysia, Chong Wei Feng.

Gade menang atas Wei Feng 21-7 21-11, sedangkan Dicky Palyama menang dua game, 21-14 dan 21-13, atas pemain Malaysia tersebut.

Dalam turnamen yang berlangsung di Kopenhagen, Denmark, ini, Indonesia diwakili ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan, Simon Santoso, serta ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir.

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | Leave a Comment »

Kindra Berlibur Sekaligus Pertebal Kantong

Posted by valsus on December 29, 2009

JAKARTA – Penat karena menggeluti aktivitas secara maraton selama setahun ini jelas belum hilang. Apalagi, perjuangan pada SEA Games XXV Laos juga baru saja usai. Kendati demikian, lima pebulu tangkis pelatnas ternyata tidak terlalu terganggu dengan semua itu. Mereka tetap hadir ke Denmark mengikuti turnamen bulu tangkis Copenhagen Masters 2009.

Mereka adalah Simon Santoso, Markis Kido, Hendra Setiawan, Nova Widianto, dan Liliyana Natsir. “Kami tidak memaksa mereka. Tapi, ternyata mereka tetap memilih berangkat ke Copenhagen Masters 2009,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB PBSI Jacob Rusdianto.

Copenhagen Masters 2009 merupakan turnamen bulu tangkis tahunan di Denmark. Even tersebut sengaja dihelat pada akhir tahun sebagai arena hiburan bagi masyarakat Denmark. Agar tontotan menjadi menarik, panitia menentukan sendiri para peserta. Peserta adalah undangan. Jumlahnya pun tidak banyak.

“Karena bersifat undangan, akomodasi dan transportasi ditanggung panitia. Turnamen ini juga menyediakan hadiah cukup besar. Mungkin, ini menarik minat anak-anak untuk tetap berangkat,” jelas Jacob.

Menurut dia, dengan berangkat memenuhi undangan panitia, kelimanya bisa mendapatkan bebarapa hal sekaligus. Pertama, liburan gratis. Kedua, menambah jam terbang. “Kalau menang, mereka juga akan pulang membawa hadiah,” ungkapnya.

Kido/Hendra sendiri menjalani pertandingan pertama dini hari tadi. Ganda pria terbaik Indonesia yang tergabung di grup 1 tersebut bertanding melawan ganda tuan rumah Lars Paaske/Jonas Rasmussen. (fim/ang)

Posted in Badminton, Berita, Bulutangkis | 1 Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,801 other followers