DUA PENGKAB TERANCAM TAK IKUT MUSPROV PBSI LAMPUNG
Posted by valsus on December 12, 2009
Bandarlampung, 11/12 (Antara/FINROLL News)- Dua pengurus kabupaten (pengkab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Lampung, terancam tidak mengikuti musyawarah provinsi (musprov) karena habisnya masa kepengurusan.
“Dua pengkab tersebut yakni Lampung Tengah dan Lampung Utara, karena keduanya habis periode kepengurusan pada tahun 2008,” kata Ketua Pengprov PBSI Lampung, Tadjuddin Nur, di Bandarlampung, Jumat.
Ia menjelaskan, Musyawarah Provinsi (Musprov) PBSI Lampung direncanakan pada 19 Desember 2009, di Kalianda Lampung Selatan, dengan agenda utama pemilihan ketua dan pembuatan program kerja.
Karena itu, dua pengkab tersebut harus segera mengurus perpanjangan atau melaksanakan musyawarah kabupaten, sebelum mengikuti musprov.
“Kami menunggu hingga beberapa hari pelaksanaan musprov. Jika tidak segera diselesaikan, mereka terancam tidak bisa mengikuti kegiatan secara aktif,” kata dia.
Kepengurusan PBSI Lampung Utara periode 2005-2008 diketuai Syofyan Sariadi dan sekretarisnya M Gaus, dan PBSI Kabupaten Lampung Utara, ketuanya Mardani Umar dan sekretarisnya Ansori.
Menyinggung apakah akan maju lagi dalam pemilihan tersebut, Tadjuddin mengaku sudah lelah dan saatnya bergantian dengan yang lain.
“Mengurus olah raga, khususnya PBSI tidak semata memiliki kemampuan finansial. Tetapi harus memahami teknik, relasi dengan pusat dan mau berkorban waktu,” kata dia.
Terkait sulitnya pebulutangkis Lampung menembus kancah Sumatra di pekan olah raga wilayah (porwil), apalagi nasional, ia mengaku karena sumber daya manusia di daerah tersebut minim.
Selain itu, lanjut dia, yang juga wakil sekretaris KONI Lampung, beberapa klub kurang melakukan pembinaan secara intensif.
“Kami kan menggunakan pebulutangkis didikan mereka, termasuk yang dikirim pengkab atau pengkot,” terang dia.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandarlampung, Kherlani, berminat menjadi ketua Pengprov PBSI Lampung, asalkan dicalonkan secara aklamasi dari seluruh pemilik hak suara pada musprov mendatang.
Namun, beberapa pihak ingin melihat dulu komitmen yang akan dibuat Kherlani dalam memimpin guna meningkatkan mutu olah raga bulu tangkis di Lampung.







