ABDULLAH TERPILIH AKLAMASI JADI KETUA PBSI LAMPUNG
Posted by valsus on December 20, 2009
Bandarlampung, 19/12 (Antara/FINROLL Sports) – Anggota DPRD Lampung Abdullah Fadri Auli terpilih secara aklamasi sebagai ketua formatur pada Musyawarah Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Musprov PBSI) Lampung, sekaligus sebagai ketua terpilih.
“Tidak ada calon lain. Kehadiran Pak Aab di arena musprov memperkuat pemilih untuk memberikan dukungan kepadanya,” kata Ketua Pengprov PBSI Lampung demisioner, Tadjuddin Nur, di Kalianda, Lampung Selatan, Sabtu.
Aab–sapaan akrab Abdullah Fadri Auli, yang dicalonkan dari Pengkot PBSI Bandarlampung, dibantu empat anggota formatur yakni Supeno dari Pengkab PBSI Pringsewu, Bambang Joko dari Pengkot PBSI Bandarlampung, Hotman Atiek dari Pengkab PBSI Tulang Bawang, dan Tri Wijayanto dari Pengkab PBSI Lampung Tengah.
Sementara itu, Aab yang kini duduk di Komisi II DPRD Lampung mengatakan program yang akan dijalankan yakni melakukan konsolidasi organisasi.
“Kami akan membenahi organisasi, yakni pengkab dan pengkot harus benar-benar mampu untuk menjadi jembatan bagi atlet hingga berprestasi,” kata dia.
Sebab, lanjutnya, atlet tidak akan bisa berkembang sendiri tanpa adanya campur tangan dari pelatih, dan terutama organisasi yang mewadahinya.
Menyinggung banyak yang mempertanyakan dirinya tiba-tiba mengurusi bulu tangkis, Aab mengaku sejak kecil menyukai olah raga tersebut.
“Bahkan waktu itu sempat menjadi juara. Saya melihat sepuluh tahun terakhir prestasi bulu tangkis Lampung merosot,” kata dia.
Karena itu, selain menyukai, ia ingin membuat olah raga tersebut menjadi kebangaan bagi daerah dan digemari generasi muda.
“Terkadang pemerintah daerah menuntut untuk berhasil, dan hanya memberikan penghargaan ketika berprestasi. Padahal, untuk proses tersebut memerlukan waktu, tenaga, dan biaya,” kata dia.
Sehingga, lanjut anggota Komisi II DPRD Lampung yang membidangi ekonomi itu, pemerintah daerah pun harus menyediakan anggaran memadai untuk pembinaan.
“Sekarang bagaimana untuk membina kalau anggarannya terbatas. Karena itu, perlu dana yang mencukupi, dan ini harus dikomunikasikan dengan pemda,” katanya.
Menyinggung pengurus yang akan membantunya, dia mengaku belum bisa menyampaikan karena masih harus disusun bersama empat anggota formatur, dan diberi waktu selama 30 hari.
KONI Lampung menyambut baik suksesnya pelaksanaan Musprov PBSI Lampung tersebut, dan berharap siapa pun yang terpilih bisa membawa perubahan yang signifikan ke arah kemajuan.
“Kita berharap dari musprov ini muncul organisasi yang mumpuni dan memberikan masukan serta andil besar bagi kemajuan bulu tangkis di Lampung,” kata Kabid Organisasi KONI Lampung AM Harahap.







